LKPJ Bupati Raja Ampat TA 2019 Disetujui DPRD

WAISAI, gardapapua.com — Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Raja Ampat tahun anggaran 2019 mendapat apresiasi Pansus DPRD.

Itu terkuak, dalam kegiatan Penutupan rapat paripurna pertama masa sidang pertama dalam rangka penetapan dan pengesahan dokumen LKPJ Bupati Raja Ampat 2019, selasa (14/7/2020) dipimpin ketua DPRD, Minus 2 pimpinan DPRD Tak hadir, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Raja ampat Setujui LKPJ Bupati Tahun 2019.

Hadir dalam Penutupan dan pengesahan LKPJ Bupati TA 2019, Abdul Wahab Warwey.(KETUA DPRD), Beserta Anggota DPRD Bupati Abdul Faris Umlati SE, Kapolres AKBP Andre JW Manuputy SIK, Sekda Yusuf Salim, Sekwan Drs.Mansur Syahdaan M.Si, Pimpinan instansi vertikal, Pimpinan OPD Jajajaran pemda Raja ampat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Raja ampat Abdul Wahab Warwey memberikan kesempatan kepada pimpinan fraksi untuk menyampaikan pandangan akhir fraksi.

Dan diawali Ketua Fraksi Demokrat, DPRD Raja Ampat, Moh Taufik Sarasa ST.Fraksi demokrat Menerima LKPJ Bupati Raja Ampat Tahun 2019, Melaporkan Pandangan Fraksi Sebagai Perbaikan kinerja SKPD.

Selain itu merekomendasikan beberapa poin penting menyangkut pembangunan di daerah ini untuk disikapi dengan baik yaitu minimnya Tenaga Medis di sejumlah Puskesmas di Raja Ampat agar kepada OPD terkait segera menindaklanjuti.

Poin penting mendasar juga agar Pemda Raja Ampat, mengusut tuntas penjualan saham Persiram Raja Ampat (julukan dewa laut), merupakan milik orang raja ampat, yang tengah sahamnya sudah dijual.

Sementara Fraksi Gerakan Amanat Sejahterah, ismail saraka yang membacakan pendapat akhir fraksi dari gabungan gerakan amanat sejahtera DPRD Raja Ampat. Namun sebelumnya telah menerima LKPJ Bupati Raja Ampat 2019.

Dan merekomendasikan hal-hal penting yang harus dilakasanakn Pemda setempat dan termuat dalam LKPJ Bupati TA 2019. Yakni dinas PTSP, diminta untuk memaksimalkan semua upaya dan keterbukaan informasi guna meningkatkan PAD Kabupaten Raja Ampat dan beberapa poin penting lainya, Aset Pemda Raja Ampat Agar di tarik kembali.

Bupati AFU menyampaikan bahwa Pembahasan APBD dimulai dari Penyusunan rencana kerja tahunan sampai pertanggungjawabannya melalui situs dan mekanisme, yang telah ditetapkan oleh DPRD dan Pemerintah daerah.

“Sehingga melalui momentum ini saya mengajak kita semua agar dapat meningkatkan kinerja dan transparansi serta kredibilitas dalam pengelolaan keuangan, yang dimulai dari perencanaan dan pelaksaannya,”Ungkapnya

Dia pun menyampaikan bahwa, semua ini dalam rangka pemenuhan seketika bersama, maka disitulah terbentuknya suatu aparatur pemerintah yang bersih berwibawah dan masyarakat pun telah merasakan yang kemakmuran dan sejahtera.

“Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada KETUA DPRD beserta Seluruh ANGGOTA DPRD Kabupaten Raja Ampat, yang secara perhatian cermat dan Teliti melakukan pembahasan dan dialog terkait dokumen LKPJ TA 2019. Sehingga Rekomendasi yang diberikan masing-masing ketua Fraksi DPRD Raja Ampat terhadap agar dilaksanakan dan dilakukan,”Terangnya.

“Dan ajakannya, mari kita berjalan bersama bergandengan tangan membangun Raja Ampat semakin maju dan sejahtera,”Tukasnya menutup. [DM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *