Pemda Tambrauw Optimalkan 4 Posko Induk Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

TAMBRAUW, gardapapua.com — Meski belum terdapat pasien positif Corona Virus Disease (Covid19), Pemerintah Daerah melalui Tim Gigus Tugas Covid19 Kabupaten Tambraw Optimis dapat mencegah penyebarannya.

Setidaknya langkah upaya pencegahan telah dilakukan dengan membentuk 4 buah Posko Induk yang perbatasan langsung dengan Kabupaten Manokwari, Kota Sorong dan Kabupaten Maybrat dan 1 pos dilaut yang berbatasan dengan laut Philipina.

Menurut Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tambrauw, Engelbert Kocu, saat ditemui Senin ( 18/5/2020) menerangkan, bahwa keempat Pos Induk yang dibangun tersebut berdasarkan dan sesuai SK Bupati Tambrauw No 60 Tahun 2020, yang mana 3 pos letaknya pada titik sentral jalan Trans Papua Barat, yakni pertama Pos Di Selemkai yang perbatasan langsung dengan Sorong, Pos yang ke 2 di Mumbrani yang perbatasan langsung dengan Manokwari dan pos yang ke 3 di Meyah untuk mengawasi dari Kabupaten Maybrat, serta satu Pos lainnya di Sausapor yang mengawasi daerah pesisir dan aktifitas laut yang birbatasan langsung dengan Philipina.

“Untuk mencegas penyebaran Wabah Virus masuk di Kabupaten Tambrauw, kami sudah Optimalkan 4 Posko induk sesuai protokol kesehatan Covid -19 , yang mana pos-pos tersebut berbatasan langsung dengan Sorong, Kabupaten Maybrat dan dari daerah Manokwari, dan yang satumya kami Bangun di Sausapor untuk mengawasi aktifitas Laut karna kita termasuk daerah terluar dan Pulau dua itu perbatasan dengan philipin yang biasanya ada transaksi antar Nelayan dari luar dan lokal,”Ujarnya

“Empat pos sentral tersebut kami melakukan pemeriksaan sesuai protokol kesehatan Covid-19 dengan cara pengukuran suhu tubu menggunakan Infrared serta mewajibkan semua pakai masker dan mencuci tangan, serta apabilah ada orang baru dari daerah lain maka diwajinkan membawa surat kesehatan berbadan sehat dari daerah awal,”Lanjut Ketua Gugus Tugas, yang saat ini menjabat Sekda Kabupaten Tambraw itu.

Dia juga menjelaskan, bahwa saat ini pemda tambrauw sedang gencarnya melakukan sosialisasi guna memberikan pengenalan dini kepada masyarakat mengenai perkembangan dan tahapan dari awal agar masyarakat bisa mengenali bagaiana status ODP, PDP, OTG bahaya Virus Corona agar masyarakat bisa memahami dalam proses pencegahan.

Selain itu terkait dengan bama ( bahan Makanan) Engelbert juga menjelaskan, pemda sudah menyiapkan, 100 Ton Bulog Di Manokwari dan 100 Ton di Sorong serta 2000 Paket Dimanokwari dan Sorong dimana ada 4 titik Bama yang disiapkan pertama digudang Farmasi Sausapor, kedua di Fef, serta Kebar dan Mumbrani,”Ungkapnya

Seraya menambahkan, terkait untuk Bama di Gudang Farmasi Sausapor meliputi Distrik Selemkai, Morait, Yembun, Bamusbama, Kwoor, Tobbo Kosofo dan Werur.
Sedangkan Bama di Fef untuk Wilayak Ases, Tinggow, sowjab. Kemudian untuk Bama Didistrik Kebar, untuk Wilayah Rommbos, Meyah, Meyah Selatan, Maobuan, Senopi, Kebar, Kebar Selatan, Kebar Timur, Manek.

Sementara Bama yang Di Mumbrani untuk Wiayah Kasih, Amarbaken, Mpuur, Amarbaken Barat, dan Waibem.

“Yang sudah kami Angkut sebanyak 20 Ton Untuk masing-masing Gudang di 4 Gudang sentral tersebut, dan sekarang kami telah melakukan pendataan untuk dibagikan setiap KK masyarakat di Tambrauw,”Terangnya

Kemudian terakhir mengenai pelayanan kesehatan, yakni Puskesmas pihaknya sudah menyiapkan 7 Puskesmas utama yang akan memberikan Alat Kelengkapan dan lain-lain.

“Diantaranya Puskesmas di Sausapor, Puskesmas Selemkai, Puskesmas Yembun, Puskesmas Fef, Puskesmas Kebar, Puskesmas Mumbrani, Puskesmas Miyah, dan Puskesmas terakhir di Amarbaken dam lainnya berupa Pustu,”Tutup Ketua Gugus Tugas Covid-19, Kabupaten Tambraw, Engelbert Gabriel Kocu, S.Hut [RK/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *