Bentuk Sinergitas Penanganan Covid19 SKK Migas PAMALU-KKKS Wilayah Maluku dan Anggota DPR RI Komisi VII

BULA, gardapapua.com — Kegiatan hulu migas bersama mitra pemangku kepentingan sektor energi, terus berjalan dengan sinergi untuk mendukung penanggulangan bencana pendemik Covid-19.

Kali ini, bekerja sama dengan institusi kepolisian di kota Bula, membagikan paket jaring pengaman sosial berupa sembako dan pamflet serta baliho komunikasi berisi materi edukasi yang mengajak masyarakat untuk berupaya mencegah penyebaran Covid19 di Kabupaten SBT.
Oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Citic Seram Energy Ltd, yang beroperasi di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), bersama Anggota DPR RI Komisi VII membagikan bantuan tahap ke-2 untuk warga masyarakat yang terdampak Covid-19.

Kegiatan ini bertempat di pelataran kantor Polres Seram Bagian Timur, Jumat (15/05), sebanyak 170 paket sembako, 5 Baliho edukasi pencegahan dan 170 pamflet diserah terimakan dari SKK Migas-KKKS dan Anggota DPR RI Komisi VII kepada Kapolsek SBT, AKBP Andre Sukendar sebagai Penasehat Tim Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Manager keamanan keselamatan kerja dan lingkungan, Citic Seram Energy Ltd, yang juga merangkap sebagai Public Relation, Sugiarto menyatakan bahwa Managemen tertinggi Citic, sangat berempati terhadap meluasnya pandemik Covid19, dan bersama SKK Migas Papua Maluku selalu aktif bahu membahu besama Pemda SBT dalam mendukung kebijakan Pemerintah melawan penyebaran pandemik ini.

Kepala Perwakilan SKK Migas Pamalu, Rinto Pudyantoro dalam pesannya juga menyampaikan bahwa keberlanjutan pelaksanaan pemberian bantuan jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak akibat Covid19, tidak lepas dari dukungan pemangku kepentingan sektor energi, DPR RI Komisi VII, yang mengajak industri hulu migas ikut serta dalam memberikan prioritas kepedulian sosial di daerah operasi.

Sementara itu, guna memberikan dampak positif terhadap himbauwan pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten SBT, spanduk baliho edukasi Covid19 ditempatkan di 5 lokasi yang memiliki potensi penyebaran karena dikunjungi masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, yaitu di lokasi : Pelabuhan Sesar, KPU & RSUD, Masjid Al-Ikhwan SBT, Gapura Lumba-lumba dan Pertigaan masuk area operasi Citic Seram Energy Ltd. [Rls/Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *