Tagih Janji Bupati Soal Paket, Masyarakat Mengadu di DPRD Teluk Bintuni, Begini Aspirasinya

Simak Video Aspirasi Masyarakat Dibawah Ini :

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Sejumlah masyarakat yang tergabung dari beberapa unsur perwakilan kelompok di kabupaten teluk bintuni, kamis (1/7/2021), sekira pukul 14.00 wit – selesai, melakukan aksi spontanitas menyampaikan aspirasi di depan halaman sekretariat gedung sementara DPRD Teluk Bintuni, (Ruko Panjang), Jl. Raya Kalikodok, Distrik Bintuni Timur, Kabupaten Teluk Bintuni.

Dalam aksinya, mereka menagih janji Bupati Teluk Bintuni, untuk segera merealisasikan paket masyarakat (padat karya, penunjukan langsung/ PL, Red), sebagaimana diungkapkan dan pernah dijanjikan olehnya sebelum pilkada tahun 2020.

Hal itu tertera dalam surat pernyataan sikap yang diserahkan masyarakat kepada Ketua DPRD Teluk Bintuni, Simon Dowansiba, S.E, saat menerima perwakilan masyarakat usai menyampaikan aspirasinya.

Unsur Pimpinan DPRD Teluk Bintuni Saat Menerima Aspirasi Masyarakat

Mengutip poin – poin penegasan yang diutarakan masyarakat, diantaranya, mendesak Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Teluk Bintuni agar segera meminta pertanggungjawaban Bupati Teluk Bintuni agar segera meminta pertanggungjawaban bupati teluk bintuni terkait paket masyarakat senilai kurang lebih sekita Rp. 100 Milyar pada tahun anggaran 2020.

Masyarakat juga meminta kepada ketua BPK RI provinsi papua barat agar mengaudit anggaran paket masyarakat tahun 2020 karena diatas kertas atas nama paket masyarakat tetapi dilapangan tidak ada realisasi.

Salah satu Tokoh Intelektual Muda Moskona, Mans Orocomna kepada sejumlah awak media saat diwawancarai membenarkan maksud kedatangannya bersama sejumlah perwakilan masyarakat tersebut.

Mereka menilai, sampai saat ini bupati setempat dianggap belum melakukan upaya-upaya untuk mewujudkan janji tersebut. Sehingga diharapkan dari apa yang telah mereka sampaikan secepatnya dprd teluk bintuni dapat memanggil bupati dan instansi terkait untuk duduk bersama masyarakat.

“Kehadiran kami disini tidak banyak, kami hanya perwakilan masyarakat saja disini. Kami semua yang datang adalah kaum intelektual moskona dengan harapan aspirasi kami bisa didengar, dan kami menunggu apa yang telah tadi bapak ketua DPRD sampaikan saat terima kita, agar kepercayaan masyarakat atas anggota DPRD ini. Kami menunggu,”Ujar Mans Orocomna.

Selain itu mereka juga meminta kepada bupati teluk bintuni agar segera membubarkan tim sukses tingkat kabupaten yang telah menggunakan kapasitas untuk mengklaim semua paket pekerjaan di semua dinas.

“Tim PMK2 harus segera dibubarkan. Karena ada isu dari masyarakat lainnya bahwa sejumlah paket – paket masyarakat ini sudah dikerjakan oleh sejumlah Tim. Sehingga kami minta penjelasan dari bupati tim siapa yang sudah bekerja. Selain itu kami minta ketegasanya untuk segera bubarkan tim kerja PMK2 karena politik sudah berlalu. karena kalau tim ini belum dibubarkan nanti bisa menimbulkan hal – hal yang tidak akan disukai masyarakat, apalagi kalau tim itu ada nanti bisa terus intervensi, apalagi dinas – dinas itu tim bisa atur, “Terangnya

“Harapannya dari aksi ini bapak ketua Dprd dan anggota dalam jabatan mereka harus segera memangggil Bupati dan duduk segera klarifikasi bersama masyarakat. Karena masyarakat butuh pernyataannya Bupati atas janjinya. Terkait realisasinya nanti seperti apa tolong diatur sesuai kebijakan dan aturan, yang penting sekarang duduk bicara pertemuan dulu,”Harapnya menuturkan.

Masyarakat juga berharap, melalui pertemuan bersama Bupati nantinya, kiranya apa yang mereka harapkan dapat segera terealisasikan dengan baik. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *