Tutup TMMD Ke – 105 Maybrat, Begini Pesan Pangdam XVIII/Ksr

MAYBRAT, gardapapua.com — Pangdam XVIII/Kasuari Papua Barat Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, resmi menutup kegiatan TMMD ke 105 Tahun 2019, bertempat di Alun-alun Faitmayaf Kumurkek, Jalan poros Susumuk-Ayawasi, Distrik. Aifat, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat, kamis, (8/8/2019) kemarin.

Selain Pangdam XVIII/Kasuari sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan Penutupan TMMD ke-105 Tahun 2019 ini turut dihadiri oleh Danrem 181/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A, Bupati Kab. Maybrat Drs. Bernard Sagrim, MM, Asintel Armada 3 Kolonel Laut (E) Yudhi Mardhiyono, Kasi Intel Korem 181/PVT Kolonel Inf Albert Panjaitan, S.I.P, Kasiter Korem 181/PVT Luhut B. Sidabariba, Aspotmar Danlantamal Kolonel Marinir Jayus S.H, Aspotmar Koarmada 3 Kolonel Marinir Sugiyanto, Danmen Artileri Pasmar 3 Kolonel Marinir Kurniawan, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Andar Dodianto Panggabean, Danden Pom XVIII/I Sorong Letkol Cpm Noerhadi, Danyon Marhanlan XIV Sorong Mayor Mar M.Ali Wardhana, SE, MTr Opsla, Asisten 2 Sekda Kabupaten Maybrat Ferry Taa, Kepala Dinas Kabupaten Maybrat Magdalena Tenau, Sekda Kabupaten Maybrat Ibu Agustinus Saa, Ketua PHMJ GKI Marthen Luther Aitrem Sawin Pdt Merfin, Kapolsek Aitinyo Iptu Makmun, Kapolsek Aifat Ipda Didi.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau menyampaikan bahwa, upacara penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya program TMMD Ke 105 tahun 2019 yang dilaksanakan di Kampung Aisa Makiri Distrik Aifat Timur Kabupaten Maybrat.

Dalam arahannya, pangdam menjelaskan, bahwa TMMD yang di programkan 3 kali di tahun 2019 ini adalah wujud pengabdian TNI bersama Kementrian dan Lembaga negara lainnya untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah demi tercapainya kesejahteraan bagi rakyat.

Adapun kegiatan TMMD yang sudah di laksanakan selama 30 hari di mulai tanggal 10 juli sampai dengan 08 agustus 2019 ini, dalam pelaksanaannya telah berhasil menyelesaikan sasaran fisik berupa pembuatan/peningkatan ruas jalan raya sepangjang 2,8 km dan sasaran tambahan yaitu pembuatan jembatan penyebrangan, pengecetan gereja, perbaikan rumah masyarakat, serta sasaran non fisik antara lain penyuluhan bela negara, kamtibmas, kehutanan, kesehatan, pertanian, pendidikan, sosial, dan pengobatan masal, serta pemutaran film perjuangan. Semua itu di harapkan dapat meningkatkan motivasi dan kreativitas hidup masyarakat ke arah kehidupan sosial yang lebih baik, sejahtera dan mandiri.

Kesempatan itu Pangdam XVIII/Kasuari lalu berpesan, kepada jajaran agar bersama masyarakat turut mempertahankan kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan rakyat yang telah dirasakan selama pelaksanaan TMMD ini.

” Tingkatkan semangat bekerja dan membangun bersama sebagai bagian dari solusi bagi pembangunan di daerah,”Imbuh Pangdam XVIII/Kasuari Papua Barat Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau,

” Pelihara dan manfaatkan seluruh hasil TMMD ini dengan sebaik-baiknya dan teruslah membangun serta mengembangkan semua potensi wilayah,”Tambahnya

Pangdam XVIII/Kasuari juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Papua Barat, Bupati Maybrat, dan instansi terkait serta kepada seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu bersama personel satgas TMMD menyelesaikan pembangunan sasaran fisik dan non fisik TMMD Ke 105 tahun 2019 di wilayah kodam XVIII/Kasuari ini. [Rls/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *