Stop Jadikan Isu Buruh, Bagai ‘KUE’ Kepentingan Politik Di Bintuni

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Kepala Departemen bidang Organisasi DPC GSBI Teluk Bintuni Ilham Refideso menyayangkan sikap yang dimainkan para kontestan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 memperlancar kepentingan Politiknya banyak hal dilakukan.

” Banyak isu – isu penting yang dimainkan para kontestan pileg 2019 sala satunya Isu buruh gencar di olah, dan dipolitisir. dengan tegas saya sampaikan dalam kapasitas sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPC GSBI Teluk Bintuni buruh jangan di politisir dalam kepentingan kelompok mana pun dengan sebuah Janji dengan kalimat, “Pilih saya maka saya akan perjuangkan agar mendapat kerja di proyek traen 3,4 LNG Tangguh”, ini sungguh sangat riskan, “Ucap Ilham Refideso, Jumat (18/1/2019).

Pemuda yang akrab di sapa Bung Bule ini, menyatakan bahwa selaku anak kampung mempunyai komitmen untuk marilah bersama para kader kontestan memberikan pemahaman – pemahaman politik yang sehat kepada rakyat. Sehingga ketika dipercayakan terlebih, dapat bekerja dengan baik, dan bukan sekedar memberikan ‘Kue’ bagi masyarakat, yang terkesan manis dan nikmat sesaat.

” ini pemahaman yang salah menurut saya. Sebab, undang – undang nomor 13 tahun 2003 tentang tenaga kerja jelas, merujuk UUD 1945 bicara kesamaan hak setiap orang berhak mendapatkan pekerjaan dan diperlakukan sama tanpa diskriminasi. kemarin anda dimana seketika para pencaker sedang berjuang untuk mencari kerja di LNG Tangguh, jangan mau pemilu baru hadir sebagai company menjanjikan hal terkait lowongan pekerjaan yang bukan wewenang dari anda – anda sebagai calon kandidat legislatif pada pemilu 2019,”Cetus Ilham Refideso.

Ia pun menyarankan, agar sekiranya para kontestan Caleg Pileg di Kabupaten Teluk Bintuni agar jangan memanfaatkan kewenangan yang bukan adalah haknya.

” Pesan saya jangan salah pergunakan kewenangan untuk memuluskan jalan politik. mari gunakan cara sehat, jangan gunakan jalan pintas untuk mencapai tujuan, itu tidak baik,”Pesannya

Dari hal ini juga diharapkan, kepada lembaga – lembaga yang berwenang (Bawaslu Teluk Bintuni) agar turut menyikapi hal ini. Dimana, agar publik jangan turut dipermainkan oleh oknum tertentu, yang pada akhirnya mencoreng kebijakan Pemerintah Daerah, melalui instansi teknisnya atas kemunculan perspektif pemikiran bahwa ada dugaan instansi tertentu turut terlibat mengamankan calon kader tertentu.

” Sekali lagi saya himbau sebagai Kepala Departemen bidang Organisasi DPC GSBI Teluk Bintuni, GSBI organisasi resmi yang terdaftar di kantor disnakertrans Teluk Bintuni sangat menyesal tindakan tidak terpuji dari oknum tersebut. dan atas nama DPC GSBI meminta kepada Disnakertrans harus bisa mengklarifikasi kepublik agar kami tidak menilai kalian ikut bermain dalam memuluskan kepentingan oknum tertentu,”Tandasnya. [ian]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *