DaerahGarda NusantaraGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHeadline newsHUMANISRegionalReligi

Bupati Yohanis Manibuy Buka Youth Camp PELPRAP GPdi Se-Papua Barat 2026, Ini Harapannya !

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, secara resmi membuka Youth Camp PELPRAP GPdi Se-Papua Barat Tahun 2026 di Teluk Bintuni, pada Sabtu (27/6/2026), malam.

Pembukaan dihadiri Ketua Umum Majelis Pusat GPdI Pdt. Dr. Jhonny W. Weol, M.M.,M.Th., Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama Luksen Jems Mayor, serta ribuan peserta dari pemuda – pemudi GPdi se-Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Dalam sambutannya, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, turut mengapresiasi kala pemilihan Teluk Bintuni sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan kerohanian lintas kepemudaan tersebut di atas “Tanah Sisar Matiti”.

“Kehadiran Bapak/Ibu dan peserta bukan hanya untuk mempererat persekutuan dalam kasih Kristus, tetapi juga wujud nyata persaudaraan dan persatuan sebagai satu tubuh di dalam Tuhan,”Kata Bupati Yohanis Manibuy.

Mengangkat tema “Be Ready! Ini Aku, Utuslah Aku” : kegiatan Youth Camp tahun ini mengusung dari penggalan ayat dalam kitab Yesaya 6:8c. Menurut Bupati, tema tersebut relevan dengan tantangan generasi muda Pentakosta di era digitalisasi dan perubahan sosial cepat.

“Tema ini mengajak pemuda GPdi menjadi pribadi yang adaptif terhadap kemajuan, tapi tetap kokoh memegang nilai Firman Tuhan,”Imbuh Yohanis.

Kesempatan itu, Bupati Yohanis, berharap agar bagi peserta menjadikan ibadah sebagai momentum lawatan Tuhan, seminar sebagai ruang perluas wawasan, dan kebersamaan sebagai sarana membangun persaudaraan.

“Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni mendukung penuh kegiatan peningkatan sumber daya manusia seperti Youth Camp ini karena saya yakin, ketika gereja menghasilkan generasi yang takut akan Tuhan, maka sesungguhnya gereja sedang membangun masa depan daerah dan bangsa,”Harap Bupati, Yohanis Manibuy.

Bupati lalu mengajak seluruh peserta agar semangat dan nilai yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diubah menjadi energi positif untuk lebih semangat melayani dalam gereja Tuhan dan membangun daerah sesuai talenta dan panggilan masing-masing. Sebagaimana selama tiga hari, 27–29 Juni 2026, Youth Camp menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan iman, dan peningkatan kapasitas kepemimpinan. Rangkaian kegiatan meliputi ibadah, seminar, diskusi, dan pembinaan dengan narasumber lintas instansi.

Bupati meyakini, bahwa kurang lebih 2.000 peserta yang hadir akan lahir pemimpin masa depan. “Saya percaya di antara kalian ada gembala, penginjil, guru, tenaga kesehatan, akademisi, pengusaha, aparat, birokrat, bahkan bupati dan gubernur masa depan. Tetaplah menjadi saksi Kristus yang setia,”Ucap Bupati Yohanis penuh makna.

Sembari menambahkan, bahwa melalui kegiatan penguatan SDM berbasis iman kekristenan tersebut, Bupati menilai bahwasannya Teluk Bintuni dapat terus melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berlandaskan iman.

“Ketika gereja menghasilkan generasi yang takut akan Tuhan, sesungguhnya gereja sedang membangun masa depan daerah dan bangsa,”Tegasnya.

Ia menutup sambutan dengan ajakan: “Bersiaplah dipakai Tuhan kapan pun dan di mana pun. Jadilah generasi yang berani berkata: ‘Ini aku Tuhan, utuslah aku.’ Siap? Siap?? Siap???”

Acara ditutup dengan doa bersama seraya menjadi harapan agar Roh Kudus memperlengkapi seluruh peserta dan melahirkan pemimpin Kristen yang takut Tuhan, berintegritas, kompeten, serta membawa transformasi bagi gereja dan Papua Barat.
[Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *