DaerahGarda ManokwariGarda Papua BaratHeadline newsNasionalPendidikanSudut Pandang

STIH Manokwari Resmi Wisudakan 187 Sarjana Hukum Angkatan ke-39, Ini Pesan LLDikti Wilayah XIV

MANOKWARI, gardapapua.com — Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Papua Barat, resmi melaksanakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka wisuda Sarjana (S1) angkatan angkatan XXXIX (39), Tahun Ajaran 2022 – 2023.

Agenda yang dilaksanakan bertempat di gedung Ballroom Aston Niu Hotel Manokwari, Papua Barat, pada senin (25/3/2024), berlangsung penuh hikmat dipimpin oleh Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, S.H.,M.Hum,C.L.A.

Turut dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel Semuel Mofu, juga jajaran Forkopimda di Wilayah Papua Barat, Ketua Yayasan STIH, dan para orang tua / wali, keluarga dari para wisudawan/ti.

Tahun ini, mahasiswa/i yang berhasil di wisuda berjumlah 187 orang yang terdiri dari, ilmu pidana sebanyak 65 orang, ilmu perdata sebanyak 71 orang, dan ilmu pemerintahan 51 orang. Demikian kegiatan itu tertuang dalam agenda Rapat terbuka senat, dalam rangka Wisuda sarjana Program Studi Ilmu Hukum STIH Manokwari angkatan XXXIX (39) Tahun Ajaran 2022 – 2023.

Atas nama Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel Semuel Mofu, dalam sambutan dan arahannya mengatakan bhawa kini telah banyak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang sudah memiliki akreditasi, dan izin yang lengkap secara khusus di tanah papua, tak kalah dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Kemudian daripada itu, penggunaan ijazah dapat dipakai secara nasional.

“Itu identitas ijazah secara nasional. Kualitasnya telah dijamin oleh negara, karena STIH Manokwari dalam menggelar aktivitas perguruan tinggi berada dan dikontrol langsung oleh Mendikbudristek, melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah XIV yang kini telah meliputi wilayah Papua dan Papua Barat, Provinsi Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya (PBD),”Ujar Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel Semuel Mofu.

Mofu mengatakan, bahwa acara wisuda merupakan peristiwa akademik terakhir yang dijalani oleh mahasiswa dalam menempuh suatu jenjang pendidikan di perguruan tinggi sebagai wujud peresmian bahwa mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu, serta membuktikan bahwa sekolah atau universitas perguruan tinggi itu sehat adanya.

“Wisuda adalah sebuah ukuran perguruan tinggi. Jadi kalau bisa melakukan Wisuda tepat waktu dan sesuai, maka bisa dikatakan sebuah perguruan tinggi itu sehat dan berkualitas,”Paparnya

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel Semuel Mofu, saat memberikan arahan dan sambutan.

Setidaknya ada dua hal penyampaian pesan dan harapan yang dipaparkan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel Semuel Mofu dikesempatan itu.

Pertama, kepada para wisudawan dan wisudawati STIH Manokwari angkatan 39, diharapkan terus meningkatkan kemampuan dan memantapkan kemauan untuk turut berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan daerah, serta berkomitmen untuk bersinergi dalam pemanfaatan keilmuan dan profesinya dengan baik.

“Anda telah resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H). Akan banyak misteri kedepan dihadapi. Namun demikian saya mau sampaikan jangan kalian kuatir dan ragu. Tidak ada orang yang Pintar dan Bodoh. Padahal hanya ada dua jenis, yakni sudah mengetahui dan belum mengetahui. Sehingga jangan menyerah, dan untuk mencari tahu dalam pemanfaatan keilmuan dimana anda berada dan mau raih. Sebab kesuksesan anda dihari ini, adalah bukti anda bisa sanggup mencari tahu hingga anda bisa berhasil menyandang gelar keilmuan ini melalui bangku perguruan tinggi. Ingat manfaatkan waktu anda dengan baik, karena itu adalah kekayaan terbesar kita dalam kehidupan. Jangan lupa harus dibarengi dengan niat dan perhatian. Sebab ini kunci keberhasilan seseorang untuk mampu mengelola waktu dan peluanh dalam kehidupannya,”Pesan Dr. Suriel Semuel Mofu.

Hal kedua, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel Semuel Mofu mengharapkan semua pihak secara khusus peran Pemerintah Daerah di daerah dapat mendukung pertumbuhan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di atas Tanah Papua, secara khusus di wilayah Papua Barat dengan baik dan serius.

Mengingat, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di atas Tanah Papua, secara khusus di wilayah Papua Barat adalah aset negara dan pemerintah yang memiliki andil serta telah banyak terlibat dalam pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Saya membawahi 6 provinsi se-tanah papua. Saya harap kiranya ada perhatian pemerintah kepada perguruan tinggi swasta di atas tanah papua. Ini penting, mengingat telah banyak memberikan kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang mumpuni. Tercatat jumlah ada sekitar 886 dosen tersertifikasi, yang mengajar di sekokah atau universitas perguruan tinggi swasta. Ini lompatan kualitas yang luar biasa,”Imbaunya

Terakhir, Dia berpesan agar para wisudawan dan Wisudawati yang tahun ini telah dinyatakan lulus, dan berhak menyandang gelar keilmuaan Sarja Hukum (S.H), dapat juga mempersembahkan sumbangsih keilmuannya memajukan program pemerintah di daerah, dan membantu Masyarakat dalam hal mengutamakan kepentingan umum, diatas kepentingan pribadi ataupun golongan.

Sekedar diketahui, sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di atas Tanah Papua, Papua Barat, Yayasan Perguruan Tinggi, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, adalah satu lembaga perguruan tinggi yang telah tarakreditasi institusi Baik Sekali berdasarkan (SK. BAN PT. Nomor : 89/SK/BAN-PT/II/2023) dan akreditasi program studi : B, berdasarkan surat keputusan (SK. BAN PT. Nomor : 6700/SK/BAN-PT/SURV-BDG/X/2020). [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *