Sejumlah Target dan Penegasan Pasangan UtaYoh Diawal Kepimpinan Untuk Fakfak Tersenyum

MANOKWARI, gardapapua.com — Pasangan Bupati Untung Tamsil dan Wakil Bupati Yohana Dina Hindom (UtaYoh) hasil pilkada tahun 2020, pasca dilantik oleh Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, pada, senin (26/4/2021) langsung juga gerak cepat ingin melaksanakan program kerja prioritasnya.

” Kami akan segera balik (fakfak,red) dan awal nanti kita lakukan dulu rapat internal untuk mempersiapkan langkah – langkah kerja kita selanjutnya bersama pimpinan OPD. Dimana nanti segera kita akan lakukan evaluasi birokrasi, agar capaian kebijakan visi-misi kita saat berkampanye kemarin bisa tercapai,”Ungkap Bupati Fakfak Untung Tamsil, dalam wawancaranya bersama awak media di Manokwari.

Advertorial Ucapan dr. Rosaline Rumaseuw,M.Kes

Selain itu, karena masih disituasi pandemi covid-19 pihaknya akan segera melakukan upaya dorongan peningkatan program perekonomian kerakyatan, dengan tujuan agar mampu menyokong kembali pemulihan ekonomi daerah.

” Target kami dalam 3 bulan kedepan adalah target kerja kami dibagian ekonomi. Karena ini dalam rangka mempercepat pemulihan daerah dalam situasi wabah covid-19. Sebab itu kita akan mendorong betul ada pemulihan dulu disituasi seperti ini,”Ujarnya

Menyinggung isu pembangunan smelter tembaga di Fakfak, dirinya mengungkapkan, bahwa secara kebijakan, pemerintah fakfak untuk mendukung. yang mana tentunya sangat berpeluang membuka lapangan pekerjaan dan mempercepat proses pembangunan daerah.

Sementara terkait prosesi keprajabatan Bupati Fakfak terpilih, Untung Tamsil, mengakui telah meminta kepada Pemerintah Daerah Fakfak, untuk menangguhkan pelaksanaannya.

“Yang jelas kami sudah minta untuk ditangguhkan. Karena kami minta untuk dievaluasi management kepegawaian di fakfak karena ada laporan – laporan dari trs CPNS kemarin dan menjadi kewenangan kami untuk segera mengevaluasi hal itu segera,”Tuturnya

Memiliki kultur 1 tungku 3 batu, Untung Tamsil juga menegaskan bahwa antara pemahaman tentang perbedaan 01 atau 02 itu sudah selesai, dan tentu semua wajib ada rajutan untuk bersatu membangun Fakfak.

“Jadi sekarang bagaimana kita merajut kembali perbedaan untuk mendukung sama – sama kebijakan dibawah kepimpinan kami berdua untuk fakfak lebih baik dan fakfak lebih tersenyum. Intinya dibalik itu semua saya butuh dukungan masyarakat agar semua kebijakan pembangunan di daerah ini dapat berjalan baik, dipemerintahan kami berdua,”Paparnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *