Pengamanan di Seputaran Amban – Mulyono, Polres Manokwari di Backup Brimob

MANOKWARI, gardapapua.com — Aparat kepolisian masih dikerahkan untuk berjaga di kompleks Amban – Mulyono Manokwari jelang waktu penguburan korban dari peristiwa bentrok warga yang terjadi di Minggu (18/4/2021), pagi.

Terpantau di area tersebut aparat kepolisian sudah mulai dikerahkan untuk berjaga. Khususnya di Perempatan dalam area Jl. Angkasa kompleks Mulyono terlihat satu buah mobil pengendali massa terparkir diperempatan lokasi rumah duka, sedangkan beberapa regu aparat lainnya yang juga terdiri dari BKO brimob dan dibantu unsur TNI tersebar di sejumlah titik.

Kapolres Manokwari, Dadang Kurniawan Winjaya melalui Kabag Ops Polres Manokwari AKP Edward M. Pandjaitan, saat dijumpai gardapapua.com, dilapangan menyebutkan, bahwa tujuan pengamanan yang dilaksanakan pihaknya adalah untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat sekitar Amban – Mulyono secara khusus bagi pihak keluarga korban yang mana agar dalam proses ibadah hingga penguburan pelepasan jenazah menuju TPU Pasir Putih dapat berjalan dengan baik.

“Dari Polres kami siapkan dari polres ada 120 personel kemudian ada BKO dari Brimob Polda ada 1 kompi, dibantu juga TNI. Adapun untuk situasi saat ini puji TUHAN aman terkendali, namun demikian tetap kami harus cegah yang berkaitan dengan hal – hal yang kemudian menggangu situasi,”Ungkap Kabag Ops AKP Edward M. Pandjaitan.

Kesempatan itu, dia lalu menghimbau agar dari hal tersebut jangan lagi dijadikan sebagai bahan provokasi antar warga. Namun sebaliknya, warga sekitar diminta untuk bersama menciptakan suasana kamtibmas agar manokwari tetap aman dan damai

“Himbauan dari saya jangan ada yang terprovokasi. Sebab yang terjadi adalah peristiwa oknum atau sejumlah para pihak dan tidak melibatkan yang namanya Suku dan Agama, sehingga mari bersama kita jaga kamtibmas,”Imbaunya.

Sekedar diketahui, bahwa dari insiden bentrok warga pada minggu (18/4) kemarin, setidaknya dua orang pemuda menjadi korban dalam peristiwa itu. yakni korban insial FR alias BR dengan luka sabetan parang di bagian belakang kanan kepala, serta insial LA dengan luka pada bagian dada dan lengan kanan. Dimana FR alias BR dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa ini, setelah sebelumnya sempat dilarikan di Rumah Sakit terdekat. Dari peristiwa ini juga dua orang pelaku telah diamankan pihak kepolisian beserta sejumlah barang bukti (BB) dari TKP yakni sebilah Parang dan Kapak. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *