Ke Kantor Distrik Kebar, Waket II DPRD Tambrauw Kaget Banyak Sembako Belum Disalurkan

TAMBRAUW, gardapapua.com — Waket II DPRD Tambrauw Yosep Airai, menegaskan sangat mengesalkan banyaknya sembako bantuan covid-19 yang belum disalurkan kepada masyarakat setempat.

Hal ini diungkapkannya saat memeriksa langsung kantor distrik kebar berdasarkan masukan dan laporan masyarakat atas dugaan menumpuknya bantuan paket sembako Covid -19 atau bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang belum disalurkan.

Padahal menurut Yosep Airai, Dana Covid -19 miliaran rupiah itu sebelumnya telah dialihkan oleh pemerintah daerah kabupaten tambrauw untuk membelanjakan secara langsung puluhan ton beras dan supermi kepada masyarakat.

” Saya sesalkan ini dana covid-19 miliaran rupiah yang telah menjadi puluhan ton beras dan supermi tidak disalurkan bagi rakyat di lembah kebar,”Ujar Waket II DPRD Tambrauw Yosep Airai, disela usai kunjungan melihat langsung di kantor distrik kebar, Jumat (22/1/2021).

Sehingga, tegas yosep, jikalau kebijakan Pemda tambrauw untuk mengalihkan dana covid 19 miliaran rupiah untuk pengadaan sembako bagi rakyat tambrauw mestinya kebijakan tersebut tepat sasaran dan tepat guna, sehingga bermanfaat bagi masyarakat. bukan sebaliknya hingga saat ini ton beras dan karton supermi masih menumpuk belum disalurkan dan tanpa sejumlah keterangan alasan yang tepat.

“Sampai sekarang banyak sembako yang masih tersimpan di kantor distrik kebar belum di salurkan kepada rakyat di wilayah kebar dan miyah raya. rakyat hanya menunggu dana desa sebagai bantuan lasung tunai (BLT) yang dibagikan bagi rakyat sedangkan sembako dari Pemda tambrauw belum disalurkan dengan baik kepada rakyat dengan alasan tidak ada biaya transportasi,”Tukasnya. [FR/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *