Pemuda Ini, Apresiasi Masyarakat Kaitaro Gunakan ‘Perahu Belang’ Jemput Paslon AYO

TELUK BINTUNI, gardapapua.com —Masyarakat di Distrik Kaitaro mempunyai cara yang cukup berbeda dengan beberapa rangkaian proses penjemputan para kandidat calon bupati dan cawabup Ali ibrahim bauw – Yohanis Manibuy (AYO) sebelumnya.

Dimana kali ini pasangan calon bupati dan wakil bupati bernomor urut I dengan jargon (AYO) di jemput oleh masyarakat kaitaro dengan menggunakan perahu yang di hiasi selayaknga ‘perahu belang’.

Perahu Belang adalah perahu ada. Perahu yang biasa di gunakan untuk perang, dan juga perahu yang biasa di gunakan untuk tamu” istimewa bahkan kendaraan para raja”.

Melihat hal ini, Sebagai sala satu pemuda Kaitaro, Ilham Redideso merasa terharu melihat begitu antusias warga masyarakat mulai dari orang tua, kaka, adik dan basudara dorang semua di kaitaro.

“Sebagai anak tentu saya berterima kasih kepada kesiapannya yang di lalukan oleh orang tua, kaka, adik basudara dorang semua,”Ucap Ilham Refideso, (1/11/2020).

“Semoga semangat ini tetap terjaga baik dan terus tetap fokus kita kawal proses ini dengan baik sehingga melalui proses ini melahirkan seorang pemimpin yang baik dan dapat melihat masyarakat teluk Bintuni di periode akan datang,”Cetusnya

Sebagai anak muda, Ilham yang akrab disapa pace bule itu berharap, agar masyarakat distrik kaitaro tidak menjadikan ajang politik pilkada 2020 ini sebagai ajang permusuhan karena beda pandangan politik. Namun seyogianya apa yang terbaik untuk teluk bintuni kedepan yang sebagaimana telah dirasakan, menjadikan adanya harapan baru agar teluk bintuni kedepan semakin maju dan masyarakatnya sejahtera.

“Sebagai anak muda harapan saya kepada orang tua, kaka adik serta basudara dorang semua agar jangan jadikan ajak politik ini sebagai ajang permusuhan cuman karena kita berbeda pilihan politik. Saya berfikir perbedaan itu indah, perbedaan itulah demokrasi. Mari dengan semangat ini kita hadir dan beri contoh yang baik dan benar kepada saudara – saudara kita di daerah (distrik) lainnya di Teluk Bintuni secara khusus basudara dorang yang ada di daerah posisi,”Tukasnya. [RF/TIM]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *