Terkait Tapal Batas Dengan Maybrat, Begini Respon Tanggapan Pemda Tambrauw

FEF, gardapapua.com — Informasi yang berkembang terkait dugaan pencaplokan wilayah Maybrat sejauh 20 Km di sebelah utara Distrik Mare yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tambrauw, Pemerintah Tambrauw angkat bicara.

Pemerintah Kabupaten Tambrauw dalam hal ini Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Tambrauw Hasan B. Tafalas,S.STP mewakili Asisten I Setda Kabupaten Tambrauw menjelaskan terkait batas wilayah antar Pemerintah Kabupaten Tambrauw dan Pemerintah Kabupaten Maybrat sudah sesuai dengan tahapan penyelesaian batas wilayah antar kabupaten.

Saat jumpa pers semalam, Hasan Tafalas mengatakan, pembicaraan terkait tapal batas antara Pemerintah Kabupaten Maybrat dan masyarakat setempat yang berada di batas wilayah Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw pada saat rapat perdana yang difasilitasi oleh Biro Pemerintahan Provinsi Papua Barat, saat itu yang hadiri Bupati Tambrauw, Kepala Distrik di daerah yang bersinggungan beserta masyarakatnya, sedangkan dari Pemerintah Kabupaten Maybrat dihadiri Wakil Bupati Maybrat saat itu (Alm). Drs. Paskalis Kocu,M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Maybrat, Kepala Distrik di daerah yang bersinggungan beserta masyarakatnya.

Kabag Pemerintahan KabupatenTambrauw, Hasan B. Tafalas,S.STP mengatakan, pertemuan untuk penyelesaian permasalahan tapal batas antar kedua Kabupaten sudah dilaksanakan beberapa kali. Pertama, Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Dalam Rangka Klarifikasi Peta Batas Secara Kartometrik Wilayah III antara Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Maybrat Tanggal 24-26 Agustus 2017 di Hotel Mercure Jakarta. Saat itu dari Pemkab Tambrauw diwakili Asisten Tata Praja M. Zen Hayatudin,S.IP,MM, sedangkan dari Pemkab Maybrat dihadiri Kabag Pertanahan dan Tapal Batas Wilayah Setda Kabupaten Maybrat Adam Iek,S.Sos, MSi. Rapat koordinasi juga dihadiri Kabag Pemerintahan Umum dan Politik Biro Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat Baesara Wael,S.Sos,MH), Ir. Rubini Jusuf,MSi (LAPAN), – Direktorat Topografi TNI – AD Mayor Ctp. Neldi Syahputra, Aang Hakam Z,SH,MH dari Biro Hukum Kemendagri, serta dihadiri Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Drs. Wardani,MAP.

Kedua, pertemuan segitiga lapangan antara Teluk Bintuni, Maybrat dan Tambrauw pada Rabu 04 Oktober 2017 di Hotel Meridien Kota Sorong yang dihadiri oleh Tim Penegasan Batas Daerah Provinsi Papua Barat Asisten I Bid. Pemerintahan Umum dan Otonomi Khusus Setda Provinsi Papua Barat Drs. Musa Kamudi,M.Si, Kepala Topografi Kodam XVIII/Kasuari Kol. Ctp Drs. Hery Sulistyanto, pemerintah dan tokoh masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni, pemerintah dan tokoh mayarakat Kabupaten Maybrat, dalam pertemuan ini hadir Wakil Bupati Maybrat Drs. Paskalis Kocu,M.Si, Kepala Distrik Aifat Timur Tengah Moses Fatie,A.Md, Kepala Distrik Mare Isak Yekwam,S.Pd, Kepala Distrik Aifat Timur Jauh Bernadus Aikingging,S.Ag), sedangkan Pemerintah dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Tambrauw hadir Bupati Tambrauw Gabriel Asem,SE,MSi, Kepala Distrik Miyah Selatan Pius Sedik,S.AN, Kepala Distrik Yembun Nikolaus Yekwam,S.Sos, MSi, Kepala Distrik Ases Fransiskus Tawer,S.Pd, Kepala Distrik Ireres Gabino Syufi, S.Pd.

Menyusul kemudian tindak lanjut Pertemuan Segitiga Lapangan Antara Kabupaten Teluk Bintuni, Tambrauw dan Maybrat pada Kamis 19 Oktober 2017 di ruang pertemuan Hotel Fujita Manokwari dihadiri oleh Pemprov Papua Barat (Tim Penegasan Batas Daerah Provinsi Papua Barat Kepala Bagian Pemerintahan Umum dan Politik Biro Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat Baesara Wael, S.Sos,MH), Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni – Pemerintah Kabupaten Tambrauw dalam hal ini diwakili Kepala Bagian Tata Pemerintahan Hasan B. Tafalas,S.STP, sedangkan dari Pamkab Maybrat hadir Kepala Bagian Pertanahan dan Batas Wilayah Setda Kabupaten Maybrat Adam Iek,S.Sos,M.Si.

Selanjutnya, Rapat Perumusan Rekomendasi Penyelesaian Segmen Batas Daerah Wilayah III Pembahasan Batas Daerah Antara Kabupaten Tambrauw dengan Kabupaten Maybrat pada Tanggal 13-15 November 2017 di Hotel Swissbel Kemayoran Jakarta Utara yang dihadiri oleh pejabat yang mewakili dari Pemerintah Kabupaten Tambrauw (Kasubag Pum dan Otda Setda Kabupaten Tambrauw Hasan B. Tafalas, S.STP), Pemerintah Kabupaten Maybrat (Kabag Pertanahan dan Batas Wilayah Setda Kabupaten Maybrat Adam Iek, S.Sos, M.Si), Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Pemerintah Provinsi Papua Barat (Kabag Pemerintahan Umum dan Politik Setda Provinsi Papua Barat Baesara Wael, S.Sos, MH).

Rapat itu juga dihadiri Drs. Ngadino dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Mayor Cpt. Fauzi dari Direktorat Topografi TNI-AD, Maulidia Novita,SH,MSi dari Biro Hukum Kemendagri serta Drs. Wardani,M.AP dari Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri.

Pertemuan berikutnya yakni Rapat Pembahasan Penyelesaian Dua Simpul Batas Daerah Se – Provinsi Papua Barat pada Kamis 23 November 2017 di ruang Pertemuan Balai Latihan Kerja Km. 9 Kota Sorong. Rapat ini menindaklanjuti Radiogram Gubernur Papua Barat Nomor T.080/67/SETDA PB/ 2017 tentang Verifikasi Unsur Rupa Bumi yang dihadiri oleh Kabag Pemerintahan Umum dan Politik Biro Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat Baesara Wael,S.Sos,MH. [RF/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *