Yohana Yembise Usul Bandara Marinda Jadi Bandara Internasional Wisata Raja Ampat

WAISAI, gardapapua.com — Menteri Pemberdayan Perempuan Perlindungan Anak (P3A) RI, Prof. DR. Yohana Susana Yembise, diberikan penghargaan kepercayaan mewakili presiden Jokowi untuk membuka kegiatan festival pesona bahari Raja Ampat 2019.

Pada kesempatan itu, Menteri Yohana Susana Yembise, mengatakan, bahwa sebagai bentuk mendorong capaian keberhasilan pada sektor pariwisata di Kabupaten Raja Ampat, dipandang perlu untuk meningkatkan status bandara marinda Raja ampat menjadi bandara internasional.

Usulan tersebut juga turut disampaikan kepada Gubernur Papua barat, Drs.Dominggus Mandacan,M.Si, dan disaksikan Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati SE.

“Tujuannya agar Wisatawan dari luar negeri
bisa masuk langsung dari bali menuju Raja Ampat tidak perlu singgah di tempat lain dengan demikian turis-turis akan datang penuhi Raja ampat Raja,”Ujar Prof DR.Yohana Susana Yembise.

Menteri Yembise lalu menghimbaukan, agar kepada pemerintah provinsi papua barat dan kabupaten Raja Ampat, agar dapat memperhatikan pembangunan rambu-rambu laut yang dinilai masih kurang.

Oleh karena itu, agar diperhatikan termasuk pembangunan beberapa buah Dermaga kapal sedang yang nantinya dilengkapi dengan Klorin untuk tempat-tempatnya kapal-kapal, dan pada objek-objek wisata di jembatan perlu dibangun beberapa buah resistor homestay yang dikelola oleh pengusaha lokal dan masyarakat di Raja Ampat.

“Perlu juga direalisasikan rencana pembangunan pendirian Politeknik pariwisata program dari Presiden Joko Widodo yang direncanakan akan dibangun salah satunya di Manokwari ataupun di Sorong,”Jelasnya.

Dengan tujuan, agar pada setiap penyelenggaraan event harus mempunyai nilai ekonomi masyarakat sekitarnya harus menerima dampak langsung dan meningkatkan industri daerah tersebut.

“Juga komitmen dan konsistensi kepala daerah eksekutif maupun legislatif untuk menempatkan persatuan sebagai sektor prioritas yang berdampak terhadap eksistensi,langka itu yang di ambil memajukan pariwisata Raja Ampat,”Terang Yembise.

Mewakili Kemenpar RI, Menteri P3A, Prof.DR. Yohana Susana Yembise, menyatakan, bahwa kementerian pariwisata yang dibutuhkan adalah penilaian yang mengacu pada ada 3 hal kreatif suatu event harus memiliki budaya dan kreativitas yang berdampak pada kelestarian atau pengembangan budaya di suatu daerah. Sehingga, diharapkan setiap tahunnya akan muncul kreativitas baru yang memperkaya penyelenggaraan event di tahun selanjutnya.

” setiap event untuk memperkenalkan, dan mempromiskan pariwisata Raja Ampat itu sekedar untuk memberikan masukan dan arahan ataupun semangat bagi kita semua,”harap Yembise.

“Saya juga sudah dengar dari para menteri pariwisata bahwa Provinsi Papua Barat mendapat bantuan dana juga untuk membangun program-program yang berhubungan dengan pariwisata,”Tambahnya

Rangkaian acara festival ini diantaranya adalah menggelar tema, Exotic Raja Ampat From Ridge To Reef Festival 18-22 Oktober 2019, WTC Waisai Beach, Raja Ampat. [RED/DM]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *