Polda Papua Barat Amankan 2 Tersangka Pembunuhan Anggota Brimob

MANOKWARI, gardapapua.com — Setidaknya Dua orang pelaku dari 7 tersangka pembunuhan anggota Brimob Teluk Bintuni, telah tertangkap oleh aparat kepolisian Polda Papua Barat.

Mereka yang diringkus oleh pihak kepolisian Polda Papua Barat diduga adalah bagian dari kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Hal ini dikatakan oleh Direktur Kriminal Umun Polda Papua Barat, AKBP Ilham Saparona, saat menggelar press realese, selasa (28/4/2020), di Mapolda Papua Barat.

Polda Papua Barat menyebut, motif pembunuhan anggota Brimob di Base Cam PT. Wanagalang Utama, Kabupaten Teluk Bintuni pada 15 April 2020 lalu adalah perampasan senjata. Itu dikatakan setelah pihaknya berhasil meringkus 2 dari 7 tersangka pembunuhan tersebut, yakni berinisial FA dan PW
” Sementara tersangka lain, YA, MA, IO TA dan AF masih dalam pengejaran,”Ucap AKBP Ilham Saparona.

Dari hasil pemeriksaan, FA bertugas sebagai orang yang memberitahu kamar korban dan memantau situasi selama eksekusi berlangsung. Sementara PW dan lainnya mengeksekusi.

“Kami Masih menggali keterangan dari beberapa saksi dan jyga tersangka , yang jelas seluruh tersangka saat ini dalam pemgejaran ,”ujarnya.

Ia menduga, kasus pembunuhan anggota brimob ada kaitannya dengan pembentukan KNPB diwilayah Maibrat beberapa hari sebelum kejadian tersebut terjadi.

Pasalnya, pihaknya juga mengamankan bendera bintang kejora dan bendera KNPB saat dilakukan penangkapan.

PW, lanjut Dirkrimum, ditangkap tim di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat. Dia ditangkap saat menumpangi angkutan umum. Berdasarkan hasil pemeriksaan, PW ternyata masuk dalam daftar struktur KNPB Wilayah Maybrat.

“Itu diketahui setelah tim menggeledah sekretariat KNPB Maybrat,”Tandasnya. [KK/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *