Reses di Limalas, Anggota DPRD R4 Fahmi Macap Disambut Keluhan Gaji Guru Kontrak

LIMALAS, gardapapua.com — Reses atau jaring aspirasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Raja Ampat, Fahmi Macap kebanjiran usulan masyarakat dan keluhan dari para tenaga pendidikan guru tenaga kontrak.

Hal itu saat dirinya melakukan reses ke I di misool, Dapil IV yang merupakan wilyah pemilihan secara langsung, kabupaten raja ampat, kamis (26/3/2020).

Dalam reses itu, fahmi macap mendapat laporan dari tenaga guru kontrak mengenai gaji 3 bulan mulai bulan januari-Maret 2020 yang hingga kini belum direalisasikan.

Salah satu seorang guru tenaga kontrak Dina Leunufna kesempatan itu kepada anggota DPRD Fahmi Macap, menjabarkan persoalan yang tengah dihadapi para guru di sekolah adalah kendala upah kerja yang kerap terlambat dibayarkan.

” Jujur Pegawai negeri dibandingkan dengan kami pegawai kontrak kami sangat tidak sejahtera,”Ujar Dina

Padahal menurutnya, jikalau melihat dari waktu dan jam kerja, tenaga guru kontrak adalah juga garda terdepan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang pendidik.

” Padahal di lihat dari pekerjaan kami dengan pegawai negeri itu kami yang lebih setengah mati. misalnya pegawai negeri ada kegiatan keluar, kita pegawai kontrak itu tetap berada di tempat kenapa saya bilang tidak sejahtera itu karena upa kami sering di bayar tidak sesuai, seperti yang kita rasakan saat ini, gaji sampe tiga bulan tidak dibayar kemudian jika dibayar pun nanti hanya satu bulan yang di bayar,”Keluhnya

Mewakili tenaga guru kontrak lainnya, Dina lalu berharap, kepada Fahmi Macap Sebagai Anggota DPRD Raja ampat, selaku penyambung lidah rakyat, agar melalui reses ini kiranya keluhan tersebut dapat di sampaikan ke dinas pendidikan kabupaten raja ampat.

” sehingga apa yang menjadi beban selama ini ada kabar baik,”Harapnya

Menanggapi hal itu, Fahmi Macap selaku ketua Komisi I DPRD Raja Ampat yang juga membidangi pendidikan, disela melakukan reses I di kampung limalas ditrik misool barat dan mendengar banyak keluhan dari tenaga guru kontrak mengenai gaji tersebut memaparkan, bahwasannya setelah usai pelaksanaan reses semua keluhan akan dilaporkan ke dinas pedidikan agar ada perhatian.

“Saya akan melaporkan keluhan ini dan yang lebih tepat masalah pendidikan, akan saya kawal untuk disampaikan,”Tutupnya. [DM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *