Cegah Virus Corona, UPTD Pariwisata R4 Perketat Tamu Asal China

WAISAI, gardapapua.com — Dalam rangka mencegah masuknya Virus Corona ke Kabupaten Raja Ampat, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD), Pariwisata menertibkan pemeriksaan terhadap wisatawan asal china, yang berkunjung ke Raja ampat.

Hal tersebut, guna mengantisipasi penyebaran virus corona, ke daerah pariwisata dunia ini.

Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo, S.Pi., M. Si, Kamis (30/1/2020) saat dijumpai gardapapua.com, menjelaskan, bahwa berdasarkan data UPTD Pariwisata, diketahui sebanyak 33 orang turis asal china berkunjung ke raja ampat.

” Rinciannya sejak hari senin 27 Januari 2020 dengan berjumlah 13 orang, Selasa 28 Januari 2020 berjumlah 7 Orang, dan Rabu 29 januari 2019 berjumlah 13 orang,” Papar Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo, S.Pi., M.Si.

Meski demikian, terkait itu, saat ini pihaknya bersama dinas terkait menyatakan, belum ada wisatawan asing yang ditemukan terindikasi terjangkit virus Corona Wuhan berdasarkan data Dinkes. Walaupun demikian, pihaknya terus gencar melakukan pendataan dan edukasi bersama instansi teknis terkait lainnya khusus kepada operator- operator wisata.

Sementara itu, salah satu staf BLUD dispar Raja ampat yang bernama Oli, saat dikonfirmasi media ini mengatakan, hingga berita ini tayangkan belum ditemukan wisman Asal china yang berkunjung ke Raja ampat terjangkit virus corona.

” Akan tetapi BLUD Pariwisata tetap memperketat pengawasan, khususnya terhadap Kedatangan Wisman asal China,”Cetusnya.

” Tetap kita awasi,dan bukan saja tamu wisman Asal china, Tetapi Negara lain Terjangkit Virus corona, melalui Pemeriksaan, Kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card) ke Pihak BLUD Pariwisata di pos Falaya porf Of Raja ampat,”Tambahnya

Lanjut oli, saat ini pihaknya melakukan pemeriksaan merinci terhadap setiap Wisman asal China. Namun ia juga melaporkan wisatawan asal China yang berkunjung ke Raja Ampat dengan memiliki lama tinggal, 2 – 5 hari sebanyak 5 orang, 6-10 hari sebanyak 26 orang, dan lama tinggal selama 30 hari sebanyak 2 orang. [RED/DM]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *