Festival Pesona Misool 2019, Acuan Promosi Wisata Raja Ampat Makin Mendunia

MISOOL, gardapapua.com — Festival Pesona Misool Tahun 2019, yang didalammnya menampilkan budaya promosi pariwisata, ditargetkan akan semakin mendorong peningkatan promosi wisata kabupaten Raja Ampat ke dunia terkenal.

Ketua panitia festival pesona misool, Jufri Macap, dalam bincang – bincangnya dengan awak media, senin (25/11) mengatakan, bahwa peluncuran penyelenggaraan kegiatan promosi wisata dan budaya Misool Raja Ampat yang digelar bertempat di Kampung harapan jaya, distrik misool selatan, 23-25 November 2019 dalam pelaksanaan mendapat dukungan dari warga masyarakat misool.

Dimana pelaksanan Festival perdana itu, masyarakat turut berpartisipasi dalam acara berupa sarana transportasi menuju spot wisata akan disediakan.

Lanjutnya menjelaskan, bajwa acara itu dihadiri diantaranya Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati SE, Ketua DPRD Abdul Wahab Warwey, Sekda Dr.Yusuf Salim,M.Si, Unsur TNI/Polro dan para Pimpinan OPD pada lingkup Kabupaten Raja Ampat.

“Tujuan pelaksanaan acara ini yaitu untuk mengenalkan ragam budaya dan destinasi pariwisata misool kepada ke dunia khususnya di kabupaten Raja ampat,Disamping itu, promosi pariwisata ini juga diharapkan mampu menarik minat wisatawan asal untuk berkunjung ke misool,”Ungkap Jufri Macap.

Jufri juga menjelaskan kegiatan promosi budaya dan pariwisata ini merupakan bentuk kedekatan hubungan antara Pemerintah kabupaten Raja ampat, yang telah berlangsung Selama 3 Hari, khususnya di bidang budaya. Kegiatan ini merupakan yang yang pertama kalinya dimana sebelumnya dilaksanakan di daerah lain di kabupaten raja ampat tahun berturut – turut.

Dalam acara peluncuran promosi budaya dan pariwisata misool itu juga ditampilkan pertunjukan tari, kolaborasi musik tradisional, dan pagelaran budaya yang tentu dalam memajukan wisata Raja Ampat serta mempromosikan misool secara masif dimata dunia sektor wisata sebagai pendapatan masyarakat
misool yang unik.

” Ini Cikal bakal konservasi dan konsep awal pariwisata Raja Ampat, mudah-Mudahan festival misool perdana ini menjadi acuan berlanjut setiap tahun Wala yang memiliki arti bernyanyi, madbath menganggapnya sakral,”Pungkasnya [DM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *