Pembngunan GPKAI John Reremi, Masih Butuh Perhatian Pemerintah

MANOKWARI, gardapapua.com — Ketua Panitia Pembangunan Gereja GPKAI John Reremi, Kabupaten Manokwari, Herry Towansiba mengatakan, bahwa pihaknya sangat mengharapkanperhatian pemerintah daerah dan juga provinsi papua barat untuk menyelesaikan pembangunan gedung gereja.

” Jemaat kami ini sudah sangat banyak, kami sekarang menjadi induk pelayanan. Jumlah jemaat kami sudah mencapai 200 jiwa, berasal dari masyarakat 5 kecamatan dari Arfak atau majelis daerah, juga ada dari Mansel yaitu masyarakat kampung ransiki dan kota manokwari sendiri, “Ungkap Herry Towansiba.

Dibangun sejak tahun 2014 lalu, melalui bantuan PBR yang gelontorkan Dinas Sosial Provinsi Papua Barat saat itu, jemaat GPKAI John Reremi smepat menerima bantuan 50 zak semen, seng dan paku serta beberapa bahan pertukangan lainnya mulai melaksanakan pembangunan gedung permanen secara bertahap, serta baru menerima bantuan dana pembangunan tahap pertama.

” Pada tahun 2017 kami punya usulan proposal itu pertama kali dibantu dana sekitar Rp.200 juta oleh pemprov papua barat berasal dari dana hibah, namun tentunya ini masih jauh dari harapan. Sehingga kami masih membutuhkan perhatian bantuan lagi, karena mengingat jumlah jemaat kami yang semakin meningkat, apalagi kalau semua tengah turun ke kota manokwari,”Terangnya

Lanjut dia, bahwa untuk merampungkan pembangunan gedung gereja GPKAI John Reremi, pihak Panitia pembangunan membutuhkan anggaran pembangunan senilai Rp. 1 Miliar.

Sehingga jika terjawab melalui bantuan proposal yang akan diajukan kembali oleh panitia pembngunan gereja, diakui akan dipergunakan untuk pembelian material seperti pasir, semen, besi dan batako, yang akan diikuti oleh pertanggungjawaban.

” Sementara proses pembangunan gereja gedung permanen baru terealisasi 50%, kami masih butuh dana dan dukungan agar rumah perbadatan kami ini dapat diselesaikan tepat waktu,”Tuutupnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *