Polres Sorsel Gelar Seminar Tokoh Lintas Agama

TEMINABUAN, gardapapua.com — Polres Sorong Selatan menggelar seminar Tokoh Lintas Agama guna meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama pada pemilu 2019 kabupaten Sorong Selatan yang digelar pagi tadi Kamis,(28/02/2019) bertempat di Aula GKI Marthen Luther Wermit Teminabuan.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli,SE,Kapolres Sorong Selatan AKBP Hans Rahmatuloh Irawan,SIK,Perwira Penghubung Kodim 1802 Teminabuan Mayor Inf.Antoni, Perwakilan Kemenag Kab Sorsel, tokoh umat dari Gereja GKI, Denominasi Gereja, Gereja Katolik, Masjid, dan tokoh Agama Hindu di kabupaten Sorong Selatan.

Kapolres Sorong Selatan AKBP Hans Rahmatuloh Irawan,SIK,saat menyampaikan sambutanya menjelaskan kegiatan yang lakukan ini merupakan ajang silahturahmi untuk mempererat persaudaraan dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman tertib dan kondusif.

Dirinya melihat bahwa interaksi sosial masyarakat di kabupaten Sorong Selatan masih sangat kental dan ini sangat berbeda dengan situasi kondisi di kota kota besar,untuk itu kapolres meminta agar budaya ini agar tetap dipertahankan

“Hal ini tentunya akan berdampak kepada hal hal baik yaitu menciptakan kerukunan diantara warga masyarakat serta menciptakan kerukunan antar umat beragama,”Ucap Kapolres AKBP Hans Rahmatuloh Irawan,SIK.

Sehingga, apa yang sudah ada disini dengan adat dan budaya kerukunan di sorsel agar dapat dipertahankan dalam rangka meningkatkan kerukunan antar umat beragama.

Kapolres Hans menambahkan, dengan keberagaman beragama di Sorong Selatan agar jangan dijadikan sekat melainkan sebuah kekuatan besar untuk membangun Kabupaten Sorong Selatan yang lebih maju lagi kedepan dan menjadi motivasi demi kemajuan bersama mensejahterahkan semua warga Sorong Selatan.

Kapolres meminta Para Tokoh Agama agar selalu memberikan ceramah kepada warganya terutama bagi calon legislative (Caleg) yang akan berpartisipasi dalam pileg April 2019 mendatang yang mana terdata kurang lebih 250 orang yang mendaftar sebagai caleg di kabupaten Sorong Selatan

Menurutnya jumlah kursi yang akan ditetapkan nanti hanya 20 kursi untuk itu Kapolres meminta agar para caleg siap menerima kemenangan sebaliknya juga harus siap menghadapi kekalahan

“ Jika terpilih tentu harus mensyukuri karena ini merupakan amanah yang Tuhan percayakan dan yang belum terpilih pun harus siap berlapang dada menghadapinya,”pungkasnya

Sementara itu Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli,SE dalam sambutanya menyampaikan apresiasi yang telah menggelar seminar dengan materi ini.

Dijelaskan Bupati bahwa situasi Kamtibmas di Sorong Selatan ini sangat kondusif hal ini karena kerjasama dan kerja keras dari semua pihak baik pemerintah,kepolisian dan tidak kala pentingnya adalah kesadaran warga masyarakat dan mempertahankan dan menjaga situasi ini agar terus dan tetap aman, tenteram dan damai.

“Mari kita berpolitik yang santun,mari kita berpolitik yang baik, mari berpolitik yang benar kepada masyarakat,dan jangan ada politik yang mengadu domba,jangan ada politik saling menghina dan membeda bedakan,”tandas Bupati

Mari kita berikan pemahaman kepada masyarakat ,perbedaan perbedaan yang ada hendaklah menjadi suatu kekuatan dan menjadi suatu asset daerah yang harus dibina secara baik demi membangun kabupaten Sorong Selatan.

Dalam seminar ini Polres Sorong Selatan menyerahkan sumbangan bagi sejumlah tokoh agama dari Jemaat GKI,Denominasi gereja,Gereja Katolik,tokoh umat Islam dan tokon umat Hindu yang ada di kabupaten sekitar Kota Teminabuan.

Di akhir seminar Bupati Sorsel Kapolres, bersama Tokoh Agama sepakat mendeklarasikan seruan untuk menolak tempat ibadah digunakan untuk kepentingan Kampanye, Isu Hoax, Sara dan Radikalisme. [EB/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *