Lepas Sambut Kabalai BWS PB, Ini Harapan dan Pesan Elroy Koyari

Klik Tautan Video Dibawah Ini, Klik Selengkapnya :

 

MANOKWARI, gardapapua.com —Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Papua Barat melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Kepala BWS PB.

Kegiatan Pelantikan ini dilaksanakan, Rabu (13/2/2019) pagi berlangsung hikmah dan sederhana bertempat di halaman belakang perkantoran BWS Papua Barat, Jl. Arowi I, Manokwari.

Elroy Koyari Saat memberikan sambutannya, (13/2/19).

Dimana Jabatan lama yang diemban Elroy Koyari sebelumnya diserah terimakan kepada Kabalai BWS Pb yang baru Alexander Leda. Elroy Koyari sosok penjabat muda putra Papua dipercayakan dalam jabatan barunya selaku Kasubdit fasilitasi jaringan SDA daerah, Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan Kementerian PUPR pusat.

Dalam sambutannya Elroy Koyari mantan Kabalai BWS Papua Barat berharap, agar sepeninggalan jabatannya di BWS Papua Barat, seyoigayanya dapat menjadi cermin dan dorongan kepada jajaran BWS papua Barat di bawah kepimpinan Alexander Leda semakin mampu meningkatkan dan mewujudkan capaian kinerja dan penerapan program kerja di Tanah Papua, khususnya pasa jajaran Balai Wilayah Sungai Papua Barat.

” Saya titip pesan dan ingatkan lagi agar dalam kerja tetap kita andalkan Tuhan. Jangan pikirkan promosi jabatan dan lobi sana-sini, karena percaya jika kita bekerja baik maka TUHAN akan sediakan hal itu bagi kita. Selain itu kerjalah dengan dasar empat No. Yakni, Tidak utamakan pribadi alias tidak menerima suap, tidak menerima fee, tidak menerimah pelayanan mewah, dan tidak balas jasa kepada pihak ketiga, “Pesannya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Balai BWS Papua Yulianus Mambrasar dan semua PPK masing-masing Satker, Kabid OP beserta stafnya. Acara pisah sambut tersebut sudah menjadi tradisi di Balai Wilayah Sungai Papua Barat sebagai ajang bersilatuhrahmi antara sesama pegawai di jajaran, sebagai dasar menggerakan visi dan misi dalam menyukseskan pembangunan di Tanah Papua. [ian]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *