Oke Jack, Transportasi Aplikasi Online Sasar Manokwari, Anak Papua Ini Dibaliknya

Klik Tautan Video Dibawah Ini, Simak Selengkapnya :

MANOKWARI, gardapapua.com — Sejak didirikan pada Desember 2015 lalu, Yusuf Budiman Raharjo yang diakrab Joe pria pendiri aplikasi transportase online Oke Jack patut berbangga hati.

Berawal dari Kota Malang dan beberapa daerah lain, yakni di Semarang, Yogjakarta, Jakarta, dan Cirebon, layanan transportasi roda dua berbasis aplikasi tersebut kini bakal berkembang di Ibukota Provinsi Papua Barat, Khususnya Kota Manokwari pada tahun 2019 ini.

Di tengah kompetisi ketat dengan moda transportasi online bermodal besar, Reinold Engel Radjauw adalah sosok pemuda papua yang memiliki komitmen serta gagasan dibalik hadirnya transportasi online Oke Jack tersebut di Manokwari, Papua Barat.

” Tujuan saya dirikan ini adalah bukan untuk mau bersaing dan mematikan ojek konvensional yang telah ada di Manokwari, namun niat saya adalah melihat sisi sosialnya, yakni bagaimana kedepan di Kota Manokwari dapat di kenal kemudahan dan kenyamanan bertransportasi,”Ujar Reinold Engel Radjauw, penanggung jawab Oke Jack di Manokwari, kepada gardapapua.com, Sabtu (5/1/2019).

Reinold Engel Radjauw, penanggung jawab Oke Jack di Manokwari.

Ini juga menurut Reinold, adalah bagaimana menjawab beberapa masukan dan harapan sebagaian masyarakat yang menginginkan hadirnya aplikasi transportasi online serupa Grab dan Gojek yang diterapkan di tanah Jawa, atau bahkan di Kota Jayapura – Papua kenapa hal ini di Papua Barat khususnya Manokwari tidak bisa diterapkan, padahal baik mengontrol jasa ojek yang sangat menjamur di kota Manokwari.

” Selain mengatur para tukang ojek dengan aplikasi sehingga dimana saja mereka beroperasi terkontrol menggunakan sistem aplikasi karena sudah terdata secara baik, sisi lain aplikasi ojek online juga mengurangi tingkat kecelakaan dan ojek gelap alias ilegal, dan menekan jumlah angka kriminalitas di Kota Manokwari,”Jelasnya

Uji coba layanan orderan Oke Jack, (ft/ian)

Oleh sebab itu hal ini harus disikapi agar, ada manfaat bagi pemerintah Daerah dan menata pelayanan moda transportasi disertai keselamatan kepada masyarakat di Manokwari semakin terjamin.

Adapun dari hal ini, Reinold berharap dirinya mendapatkan dukungan dari dua organisasi pengurus Konvensional yang telah lebih dulu ada di Manokwari yakni Perprama dan Binus.

Menyinggung kapan Oke Jack resmi di launching, Reinold menyatakan, sejak diluncurkan pada awal bulan desember minggu terakhir 2018 lalu, hingga kini penerapan mode transportasi itu masih dalam masa uji coba, dan telah menjalankan Dua item dari Enam layanan yang tersedia di dalam aplikasi Oke Jack tersebut.

” Yang baru aktif yakni item layanan Ojek, dan Oke Car, namun perlahan item yang lain akan kami tingkatkan penggunaannya, sehingga saat dibutuhkan kerjasama semua pihak terutama pemda manokwari, dan jajaran keamanan TNI/Polri,”Tukasnya

Hingga kini tercatat, sekira 40an mitra selaku sewa/pakai pada item layanan Ojek dan 10an mitra anggota pada layanan Oke Car di dalam apliaksi mode transportasi berbasis online Oke Jack.

Aplikasi Oke Jack sendiri dapat di download secara bebas di Play Store pada smartphone, dan diinstal secara mudah cukup dengan memasukan email yang anda miliki. [ian]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *