Mamberob Rumakiek Minta Bandara di Papua Barat Dikelolah Angkasa Pura

JAKARTA – Menyikapi berbagai keterbatasan pengelolaan bandara di Papua dan Papua Barat, pada tahun 2019 mendatang bakal dikelolah langsung oleh PT Angkasa Pura I dan diawali melalui Bandara Sentani. Demikian disampaikan Senator Papua Barat, Mamberob Rumakiek usai melakukan pertemuan bersama Menteri Perhubungan dan PT. Angkasa Pura II.

Ia menjelaskan, berdasarkan pertemuan Komite II DPD RI bersama pihak PT. Angkasa Pura II yang berlangsung di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pada tanggal 2 Oktober 2018, pihak DPD RI menyampaikan aspirasi masyarakat terkait fasilitas bandara di seluruh tanah air. Papua Barat mendapat perhatian setelah senator asal daerah itu menceritrakan kondisi bandara yang sebenarnya.

Melakukan Pertemuan Bersama Kementerian Perhubungan

“Kami telah melakukan pertemuan bersama PT Angkasa Pura dan Menteri Perhubungan untuk membahas rencana program kerja kementerian tahun anggaran 2019 mendatang dan sekaligus membicarakan aspirasi masyarakat terkait permasalahan transportasi di daerah. Kami menyampaikan bahwa keterbatasan sarana dan pekerja bandara membuat banyak persoalan ikut terjadi”, demikian, Mamberob Rumakiek mengatakan hal itu kepada media ini di Jakarta, rabu, 2 Oktober 2018.

Ia menambahkan, berdasar pada tatap muka tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa akan menyerahkan kepada PT Anggkasa Pura I yang akan dimulai pada tahun 2019 dan diawali melalui bandara Sentani.

“Selain kita menunggu respon kementerian di tahun depan itu, saya juga berharap agar bandara meskipun dengan kondisi sekarang, harus juga lebih meningkatkan pelayanan public” jelas Mamberob Rumakiek. [fren]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *