DaerahGarda ManokwariGarda Teluk BintuniHeadline newsHUMANISRegional

Upaya Pemulihan Sitkamtibmas, Pemkab Teluk Bintuni Berjenjang Pulangkan Pengungsi Moskona

TELUK BINTUNI, gardapapua.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menegaskan komitmennya untuk serius secara bertahap dan berjenjang akan memulangkan warga pengungsi dari wilayah Moskona, yakni Distrik Moskona Barat serta beberapa wilayah sekitar yang selama ini mengungsi ke Kota Bintuni.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan, pemulihan, dan kepastian bagi masyarakat terdampak konflik dan gangguan keamanan.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, para warga Moskona Barat terpaksa meninggalkan kampung halaman akibat benturan antara aparat penegak hukum dengan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB/TPNPB. Kondisi serupa juga dirasakan warga di wilayah tetangga, seperti Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh.

Oleh sebab itu, Pemerintah daerah memastikan proses pemulangan dilakukan secara bertahap, aman, dan manusiawi. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan, sebagai upaya pemulihan SITKAMTIBMAS (Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) melalui serangkaian langkah strategis program pemerintah daerah.

Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Teluk Bintuni, Zawal Halim, kepada awak media, senin (31/8/2026) menyampaikan, bahwa seluruh persiapan teknis telah dilakukan.

Dimana saat ini pemerintah daerah tengah menyelesaikan tahapan akhir berupa pendataan menyeluruh terhadap para pengungsi. Pendataan ini juga mencakup pengecekan kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum di kampung, agar dapat segera diperbaiki oleh Pemerintah Daerah.

“Semua persiapan peninjauan lokasi sudah kami lakukan. Tahapan terakhir adalah mendata seluruh warga yang siap dipulangkan, sekaligus mendata kebutuhan fasilitas yang akan diperbaiki. Untuk jadwal kepulangan, kami menunggu hasil rapat terakhir Forkopimda yang akan menentukan hari dan tanggal keberangkatan ke Moskona Barat,”Ujar Zawal Halim.

Hingga saat ini rapat Forkopimda belum dapat dilaksanakan karena padatnya agenda pimpinan daerah. Namun koordinasi lintas sektor terus berjalan agar begitu keputusan ditetapkan, proses pemulangan dapat langsung dijalankan.

Secara teknis, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah bergerak. Pemerintah daerah telah menyiapkan kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari transportasi, logistik, layanan kesehatan, hingga dukungan tempat tinggal sementara.

“Secara teknis kami sudah serius menangani. Logistik dan kebutuhan lainnya sudah disiapkan oleh Pemda. Kami tinggal menunggu keputusan dari Bapak Bupati melalui rapat Forkopimda untuk segera menggeser warga kembali ke kampung halaman,”Jelas Zawal Halim.

Berdasarkan hasil pendataan, sekitar 250 jiwa warga Moskona yang telah dinyatakan siap untuk dipulangkan sebagai bentuk pemulihan kehidupan di lingkungan perkampungan domisilinya.

Terkait itu pula, pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berkomitmen mengawal proses ini hingga tuntas. Pemulangan tidak hanya sebatas memindahkan warga, tetapi juga memastikan mereka dapat kembali hidup dengan layak dan mendapatkan kembali hak-haknya di kampung sendiri.

Ke depan, kata Zawal, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan TNI/Polri, pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat. Tujuannya agar kepulangan berjalan tertib dan aktivitas warga di Moskona Barat dapat segera pulih.

“Pemerintah hadir untuk memastikan saudara-saudara kita dari Moskona Barat dapat kembali dengan aman dan bermartabat. Ini adalah langkah awal pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi di wilayah tersebut,”Tutup Zawal Halim.

Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan mendukung proses pemulihan di Distrik Moskona Barat dan wilayah sekitar yang berdampak terhadap gangguan keamanan beberapa waktu lalu. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *