DaerahGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHeadline newsNasional

Open Turnamen Bilyard HUT ke-23 Teluk Bintuni Akan Digelar, Dandim 1806/TB Jaring Bibit Atlet Berprestasi

TELUK BINTUNI, gardapapua.com – Open Tournament Bilyard Dandim Cup, dalam rangka memeriahkan HUT ke 23 Teluk Bintuni tahun 2026, siap diselenggarakan dengan sukses.

Kegiatan ini, merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 1806/TB dengan Pemerintah Daerah melalui komunitas dan Persatuan Olahraga Billiard Seluruh Indonesia (POBSI) di Wilayah Teluk Bintuni.

Open Turnamen Bilyard akan dipusatkan di veneuw Oke Bilyard, Kabupaten Teluk Bintuni, berlangsung pada 30 mei – 06 Juni 2026.

Komandan Kodim 1806/TB, Letkol Inf. Yan M. Doli Simanjuntak, di dampingi Danramil 1806-01/ Bintuni Letda Inf.  Y. Mantong dan Dan Unit Kodim Pelda Slamet, saat ditemui wartawan di Makodim 1806/TB, pada Rabu (13/05/2026) mengatakan, bahwa turnamen tersebut selain sebagai wadah menyalurkan hobi, diharapkan dapat menjadi wadah mengembangkan minat dan bakat serta menjaring atlet muda billiard berprestasi.

“Kegiatan open turnamen ini dalam rangka HUT Kabupaten Teluk Bintuni ke-23. Kami ingin mengajak generasi muda untuk berkembang melalui olahraga, karena saya melihat anak-anak muda Papua memiliki kemampuan yang luar biasa,”Ucap Dandim.

Menurutnya, turnamen tersebut terbuka untuk peserta dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Hingga saat ini, sudah ada empat peserta yang mendaftar dari Filipina.

“Open turnamen ini semua bisa hadir, bahkan peserta dari luar negeri juga ikut ambil bagian. Informasi terakhir sudah ada empat orang dari Filipina yang mendaftar,”Katanya.

Untuk memeriahkan kegiatan, panitia juga mengundang atlet sekaligus influencer bilyard populer asal Palu, Sulawesi Tengah, Nur Ramdhani Itoto atau yang dikenal dengan nama Nuy. Atlet bilyard nasional tersebut dijadwalkan tampil pada 2 Juni 2026 mendatang.

Selain itu, pertandingan akan dipimpin oleh sekitar 20 wasit profesional yang didatangkan dari Jayapura dan Sorong.

Dandim menegaskan bahwa turnamen ini menjadi salah satu langkah awal untuk membangkitkan pembinaan olahraga di Teluk Bintuni, khususnya cabang olahraga bilyard.

“Kalau biliar ini memang hobi saya. Saya ingin membuat gebrakan pertama untuk mengembangkan bakat anak-anak di sini, apalagi KONI di Kabupaten Teluk Bintuni selama ini tidak berjalan maksimal,”Ungkapnya.

Ia juga menceritakan pengalamannya sebagai atlet karate KKI sejak masih berpangkat Letnan Dua. Bahkan dirinya pernah mengikuti Pra PON tahun 2003 dan menjadi atlet Kodam dengan berbagai prestasi juara.

“Saya hobi karate KKI, ikut Pra PON 2003, atlet Kodam dan sering juara. Dari Letnan Dua saya selalu diundang mengikuti pertandingan,”Tuturnya.

Turnamen ini disebut-sebut akan menjadi salah satu event olahraga bilyard terbesar di Papua dan diharapkan mampu mencetak atlet-atlet potensial dari Teluk Bintuni ke tingkat nasional maupun internasional. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *