Unggul Poin, Very Pigome Bawa Pulang Piala Rektor UNJ ke STIH Manokwari

JAKARTA, gardapapua.com — Partai final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju amatir Piala Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tahun 2022 di pool A kelas 67 kg yang mempertemukan petinju mahasiswa Okky Suarnando dari STIA Padang, Sumatera, harus mengakui keunggulan poin dari petinju mahasiswa STIH Manokwari, Papua Barat, Very Pigome.

Untuk diketahui publik Indonesia Timur khususnya masyarakat tanah Papua bahwa Very Pigome yang turun dengan jersey tinju bercorak merah dari sudut kanan berhadapan dengan petinju Okky Suarnando dengan jersey tinju biru.

Sebelum memasuki partai final pada Minggu, 4 Desember 2022 waktu Jakarta, wasit perempuan Nisaul yang memimpin jalannya pertandingan tersebut memasuki ring tinju dan memanggil kedua petinju naik ke ring tinju untuk melangsungkan babak ronde pertama.

Untuk diketahui bahwa pada ronde pertama, Very Pigome sudah mendapat instruksi khusus dari pelatihnya Hengky Baransano untuk lebih dulu menyerang lawan, sehingga dengan demikian Very Pigome menguasai lawan dengan memukul tanpa henti dan hasilnya terbaik bagi Very Pigome.

Kemudian memasuki ronde kedua, Very Pigome sempat mendapat balasan pukulan keras dengan averkat dari Okky Suarnando, sehingga tak bisa dihindari oleh putra asli Papua tersebut.

Akan tetapi Very Pigome yang sudah memiliki kesigapan terus menghindari pukulan dan mengalihkan lawan sehingga terjadi duel kecepatan tangan yang terus dilayangkan oleh Very Pigome, dan alhasil lawannya harus mengakui keunggulan kecepatan pukulan dari Very Pigome sehingga poin masih dikuasai oleh Very Pigome.

Sesaat setelah memasuki ronde ketiga, petinju Very Pigome mulai menggila diatas ring sehingga lawannya Okky Suarnando mendapat pukulan keras dan membuatnya pusing dan dihentikan wasit dan memperingati Okky Suarnando sebanyak 3 kali.

Meskipun diperingati wasit namun lawannya masih mampu sehingga pertandingan dilanjutkan. Akan tetapi waktu tersisa dari ronde ketiga dimanfaatkan oleh Very Pigome untuk terus menyerang lawannya sehingga tak disangka lawannya harus mengakui keunggulan seorang Very Pigome dan berhasil menangkan pertandingan final tersebut.

Pelatih Hengky Baransano sebelumnya mengakui bahwa pertandingan pada babak pengisian dan semifinal Very Pigome sempat kehilangan keseimbangan dan mendapat ancaman dari lawannya Fahri Irawan (STKIP Kusuma Negara) Jakarta, pada Sabtu (3/12).

“Dari pertandingan sebelumnya Very kurang mengatur pernafasan diawal, sebab sebelum bertanding memang Very makan banyak sehingga membuatnya cepat cape diatas ring, namun dengan kemampuan dan ketenangan yang dimiliki Pigome sehingga mengalahkan lawannya dan lolos ke partai final,”Ungkap Baransano, Minggu (4/12).

Lebih lanjut, Hengky mengatakan terima kasih kepada Ketua STIH Manokwari Dr Filep Wamafma dan keluarga besar STIH Manokwari, sehingga kedatangan Very Pigome di Kejurnas UNJ Boxing sangat memuaskan dengan hasil maksimal dan bisa mendapat juara 1 di kelas 67 kilogram.

Sementara pendamping mahasiswa STIH Manokwari, Jhonni Sasan, SH., MH mengaku tidak menyangka Very Pigome mampu bersaing dengan sejumlah petinju mahasiswa se Indonesia pada ivent kejurnas ini dan bisa berhasil mengalahkan lawannya dan bisa maju ke partai final.

“Terima kasih atas kepercayaan bapa ketua STIH Manokwari kepada kami untuk mendampingi anak Very Pigome dan hasil sangat memuaskan saat ini” ungkap Jhonni Sasan.

Sasan menceritakan bahwa inilah pengalaman pertama dalam hidupnya turun langsung di arena tinju, sebab kalau selama ini hanya menonton tinju lewat layar kaca televisi, namun dalam sejarah kali ini turun di arena dan tentu membuat kegelisahan dan grogi melihat langsung tahapan tinju.

“Inilah pengalaman pertama saya mendampingi petinju di arena. Dengan demikian saya mengakui keunggulan dari seorang Very Pigome yang luar biasa bisa melaju ke final dan bisa membawa piala bagi STIH Manokwari” tambah Jhonni Sasan.(*/Humas STIH )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *