Jumpa Wapres, 3 Bupati dan Para Tokoh Masyarakat Serukan DOB Bomberay Raya

KAIMANA, gardapapua.com — Kunjungan kerja Prof. Dr. K. H. Ma’ruf Amin di kabupaten kaimana mendapat respon baik tidak hanya dari kalangan Masyarakat, namun menjadi nilai positif bagi 3 figur sosok bupati serta para tokoh masyarakat di wilayah adat bomberay raya, Provinsi Papua Barat.

Diantaranya, Bupati dan tokoh adat Kabupaten Kaimana, Fak-fak, Teluk Wondama serta Teluk Bintuni walaupun tidak sempat hadir pada kesempatan itu.

Para Bupati kesempatan itu melakukan pertemuan tatap muka itu bertempat di meeting rom kaimana beach hotel, pada kamis (2 /12/2022) kemarin.

Kesempatan itu, terdapat sejumlah agenda promosi daerah yang disampaikan sejumlah bupati dan tokoh masyarakat dalam pertemuan dimaksud selama kurang lebih hampir dua jam itu.

Salah satunya, para bupati menginginkan adanya pembentukan daerah otonomi baru (DOB) bagi 4 kabupaten di wilayah adat bomberay, sebagaimana nama wilayah adat yang diberikan oleh pemerintah republik indonesia dalam rangka untuk memetakan 7 wilayah adat di papua secara umum dan di wilayah kabupaten Kaimana, Fak-fak, Teluk Bintuni serta kabupaten Teluk Wondama menjadi wilayah adat Bomberay.

Alasan para bupati dan tokoh masyarakat di wilayah adat bomberay menyampaikan hal dimaksud karena mempunyai history tersendiri bagi negara kesatuan republik indoensia.

Para bupati dan tokoh masyarakat diwilayah adat bomberay juga memberikan apresiasi yang positif kepada Presiden / dan Wakil Presiden RI atas terbentuknya DOB Papua Barat Daya (PBD) di Provinsi Papua Barat.

Sehingga mereka berharap dokumen usulan pembentukan daerah otonomi baru bagi 4 kabupaten bisa terealisasi oleh pemerintah pusat.

Menangapai hal tersebut wakil presiden republik indonesia/ Ma’ruf Amin pada kesempatan itu, menyampaikan sesunguhnya pembentukan DOB bagi provinsi dan kabupaten di wilayah NKRI saat ini masih dalam moratorium’ namun ada kekususan bagi papua, sehingga apa yang disampaikan oleh para bupati dan tokoh masyarakat di wilayah adat bomberay akan ditampung dan disampaikan kepada presiden.

Untuk itu wapres ma’ruf amin berharap agar dalam menyampaikan usulan dan pendapat dari perwakilan masyrakat diwilayah adat bomberay harus seperti slogan dengan mengunakan bahasa daerah yang ada pada kabupaten kaimana yakn” if tag esu if rarum esu” (satu hati satu tujuan).

Usai bertemu dengan para tokoh masyarakat dan bupati diwilayah adat bomberay raya, Wapres langsung menuju taman jokowi iriani dan meresmikan foodcorth, memberikan bingkisan serta melaksanakan sholat di masjid kampung seran, dan bergegas ke bandara utarom, meninggalkan kota senja melanjutkan kunjungan kerja ke kabupaten biak di papua. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *