Korban Penyerangan OTK Proyek Jalan Bintuni – Maybrat di Pulangkan Pada Pihak Keluarga

MANOKWARI, gardapapua.com — Sebanyak 4 korban warga sipil atas peristiwa penembakan dan penyerangan oleh Orang Tak di Kenal (OTK) yang diduga merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Teluk Bintuni mulai diberangkatkan ke Manokwari, untuk selanjutnya akan dipulangkan ke pihak keluarga masing – masing guna disemayamkan.

Demikian hal ini diungkapkan oleh Kapolda Papua Barat melalui Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, usai berkoordinasi dengan Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Junov Siregar,S.I.K.,M.H, pada Sabtu (1/10/2022).

Dijelaskan adam, bahwa pasca insiden kejadian penembakan oleh OTK terhadap belasan warga sipil yang merupakan para pekerja proyek jalan Teluk Bintuni -Maybrat hingga menewaskan 4 orang ini, tim gabungan TNI/Polri juga masih melakukan prosesi pencarian 1 korban berinsial R (28Th) / (Perempuan) yang dilaporkan hilang.

Sementara korban yang terluka akibat tembakan masih mendapatkan perawatan insentif oleh pihak medis di RSUD Teluk Bintuni.

Adapun sebelumnya, Keempat korban tersebut setibanya di RSUD Teluk Bintuni tadi malam sekitar pukul 21.00 WIT, Kapolres dan pihak terkait dalam hal ini jajaran PUPR Papua Barat dan pihak Kontraktor / Perusahaan terus melakukan tahap koordinasi.

Hingga di hari ini Sabtu (1/10) pukul 10.00 WIT Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar,S.I.K.,M.H. telah menyerahkan Jenazah Korban OTK Mayerga kepada penanggungjawab CV. Doreri Makmur di RSUD Teluk Bintuni.

“Kapolres Teluk Bintuni usai dikonfirmasi Kabid Humas Polda Papua Barat mengatakan hari ini jenazah akan diberangkatkan ke Manokwari. Dimana menurut Kapolres Teluk Bintuni melepaskan keberangkatan rombongan kendaraan jenazah sebanyak 12 Unit dari RSUD Bintuni menuju Manokwari,”Ujar Kabid Humas, Kombes Pol Adam Erwindi.

Dimana setelah di Manokwari, para jenazah korban tersebut akan diterbangkan lagi ke masing – masing daerah pihak keluarganya. Dimana ada yang dipulangkan ke Manado juga Makassar.

“Setibanya jenazah di Manokwari akan disemayamkan 1 hari di ruangan pendingin jenazah RSUD Provinsi Papua Barat, dan direncanakan akan diberangkatkan melalui Bandara Rendani menuju Makassar dan Manado,”Beber Kombes Pol. Adam Erwindi. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *