Pemda Kaimana Rencana Tambah 3 Distrik Baru

KAIMANA, gardapapua.com — Pemerintah daerah kabupaten kaimana berencana akan menambah tiga (3) distrik baru.

Hal ini dimaksud agar pelayanan pemerintahan bisa berjalan lebih merata dan menjangkau lebih mudah ke masyarakat untuk merasakan sentuhan pelayanan secara tepat sasaran.

Meski demikian pemerintah akan tetap melihat regulasi aturan untuk pembentukan distrik serta akan membuka diri untuk menerima saran dan masukan dari masyrakat adat, terkait rencana pemerintah menambah lagi 3 distrik tersebut.

Oleh sebabnya dukungan dari masyrakat sangat diperlukan untuk pembentukan distrik baru dimaksud.

Hal ini terus disosialisasikan oleh bupati kaimana Freddy Thie pada setiap kesempatan saat menghadiri acara resmi di beberapa kampung.

” Kemarin saya dengan Kapolres ikut melihat secara dekat lokasi akan dibangunnya ibu kota Distrik entah itu namanya Distrik Tugarni Group atau apa itu, tergantung masyarakat, dan mungkin kami juga akan usulkan penambahan lagi dua Distrik, satunya di Distrik Arguni Bawah, dan satunya lagi Wilayah Kaimana,”Ujarnya

Dengan nantinya ada rencana penambahan 2 distrik, terlepas dari satu distrik lainnya di wilayah teluk arguni. Selain regulasi yang terus berubah ubah syarat untuk membentuk kabupaten minimal 5 distrik dan syarat untuk menjadi distrik adalah 10 kampung.

” Niat pemerintah untuk memperpendek jangkauan pelayanan, dan memudahkan terbentuknya kabupaten, dan saat ini karena regulasi itu berubah untuk kabupaten itu harus 5 Distrik, untuk terbentuknya ibu kota Distrik itu harus 10 kampung, kita ini sudah terlambat dibandingkan kabupaten Raja Amapat yg telah memiliki 24 ibu kota Distrik,” ucap Bupati.

Kata bupati, saat ini kaimana yang telah menjadi kabupaten bersama dengan raja ampat, lebih siap saat itu menjadi kabupaten, ketimbang raja ampat. namun diakui Kabupaten raja ampat saat ini telah mempunyai 24 ibu kota distrik.

” Kalau bicara lalu lalu, antara Raja Ampat dan Kaimana yang masih waktu itu sama sama Distrik, mau dibilang Kaimana lebih siap untuk jadi kabupaten, tetapi hari ini, raja Ampat hari ini telah mempunyai 24 Ibu kota Distrik, tapi itu bukan terlambat bagi kita, oleh sebabnya saya berharap dukungan dari semua sehingga usulan dan proses pembentukan ibu kota Distrik menjadi 10 distrik bisa terwujud,”Imbuhnya.

Terkaitan dengan nantinya nama distrik, ditambahkan kata bupati, semuanya dikembalikan kepada masyarakat untuk menentukanya. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *