20 Stand Pameran Untuk Peserta 7 Wilayah Adat, Siap Warnai Pelaksanaan KBMAP di Kaimana

KAIMANA, gardapapua.com — Dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan konferensi Besar Masyarakat Adat Papua (KBMAP) Ke-IV di Kaimana tahun 2021, Panitia KBMAP telah menyediakan 20 stand yang berjejer rapi di depan Stadion Triton Kaimana.

Tujuan disediakan stand ini, adalah untuk nantinya akan dijejerkan kerajinan tangan khas Papua, oleh para peserta perwakilan atau yang berasal dari 7 wilayah adat dimaksud.

“Stand ini dibuat untuk tujuh wilayah adat dan delapan suku asli Kaimana, ditambah organisasi wanita. Apabila kurang maka akan dibicarakan kemudian untuk di tambah,” ujar Arifin Sirfefa Ketua Panitia KBMAP kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

Dirinya menyebut, panitia juga mempersilahkan instansi pemerintah, BUMD, BUMN dan LSM untuk ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut yang rencananya akan dibuka lebih awal sebelum pelaksanaan kegiatan Konferensi ditanggal, 25-30 Oktober 2021.

Disamping itu, masyarakat juga diharapkan dapat mempersiapkan kerajinan tangan yang ingin dipamerkan atau dijual dalam hajatan yang ditaksir akan dihadiri sekira 1.500 orang ini.

Pria yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kaimana ini menyebut, pasti tiap delegasi dari 42 Kabupaten/Kota di Papua dan Papua Barat yang hadir ingin membawa pulang sesuatu sebagai oleh-oleh untuk keluarga maupun kerabat ditempat mereka masing-masing. Disamping itu, adapula undangan dari Jakarta yang tentu menginginkan hal yang sama.

“Dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini, tentu pameran memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan uang dengan menjual karajinan tangan milik mereka. Dengan demikian, kami berharap keterlibatan masyarakat dalam pameran tersebut,”Ujarnya

Selanjutnya terkait penggunaan logo KBMAP ke – 4 dalam pembuatan baju maupun souvenir lainya yang hendak dijual, Arifin Sirfefa berharap untuk dilaporkan terlebih dahulu ke Panitia KBMAP untuk mendapat persetujuan.

“Silahkan saja kalau ada yang mau menggunakan Logo KBMAP ke 4. Baik untuk sablon baju maupun souvenir lainnya. Tetapi harus menyampaikanya terlebih dahulu kepada panitia,” tegasnya.

Sebagai anak asli Papua dari suku Urarutu di Kaimana, dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kaimana untuk turut serta dalam mengsukseskan pelaksanaan KBMAP ke – 4 di Kaimana yang direncanakan berlangsung dari tanggal, 25 hingga 30 Oktober 2021.

“Mari bersama-sama kita menjaga kebersamaan dan keamanan di Kabupaten Kaimana antara PEMDA, TNI/Polri OLRI dan Masyarakat. Agar pelaksanaan KBMAP ini dapat berjalan dengan lancar dan aman,”Tutupnya. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *