Buka Kegiatan Musrembang RPJMD Tahun 2021-2026, Bupati Sorsel Apresiasi Hal ini

TEMINABUAN, gardapapua.com —Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2021-2026 bertempat di Aula Hotel Mratuwa Sesna Teminabuan pada 24 Agustus 2021, lalu.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sorong Selatan Drs Alfons Sesa,MM, WaKapolres Sorong Selatan Kompol La Ode Pandi,SH, Pj.Sekda Sorong Selatan Dance Nauw,SP.MSi, Pimpinan dan Anggota DPRD Sorong Selatan, pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan, Kepala Distrik,Tokoh Adat, Tokoh Perempuan dan Tokoh Pemuda.

Kesempatan itu, Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli,SE,MTr AP dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal apresiasinya.

Salah satunya terhadap penghargaan kepada seluruh stakeholder yang telah mengambil bagian dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026.

Dimana dalam memenugi unsur pembangunan daerah kabupaten sorong selatan kedepannya, sangat mengandung pokok kepentingan yang sangat tinggi, karena diselenggarakan dengan maksud sebagai begian dari tahapan dalam penyusunan RPJP Kabupaten Sorong Selatan tahun 2021 -2026 yang menitik beratkan pada pembahasan dan sinkronisasi rencana program pembangunan antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan bersama guna melaksanakan visi dan misi pembangunan jangka menengah kabupaten Sorong Selatan tahun 2021-2026 yaitu Pemerintah Maju Masyarakat Sejahtera.

Bupati laku menjelaskan, bahwa pelaksanaan Musrembang RPJP kabupsten Sorong Selatan saat ini diawali dengan kewajiban bagi pimpinan untuk menyusun RPJP sebagaimana diatur dalam UU No. 25 tahun 2004 tentang sistim perencanaan pembangunan nasional peraturan Mentri Dalam Negeri No 86 Tahun 2017 tentang tatacara program pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencanan kerja pemerintah daerah telah dijabarkan pada pasal 64 ayat 1 yang bertujuan untuk malakukan pelajaran peyelarasan klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan sasaran Strategi arah kebijakan dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.

Perlu diketahui juga bahwa hasil Musrembang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah akan dirumuskan dalam sebuah berita acara kesepakatan dan ditandatangani oleh unsur pemangku kepentingan yang dihadiri Musrembang RPJP saat ini.

Musrembang merupakan forum musyawarah antara pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati rancangan pembangunan daerah di kabupaten Sorong Selatan tahun 2021 – 2026.

Forum ini diharapkan dapat menghasilkan pelajaran penyelarasan klarifikasi dan penyempurnaan terhadap pandangan RPJP tersebut sehingga nantinya dapat diperoleh masukkan dan komitmen dari para pemangku kepentingan di kabupaten Sorong Selatan.

“Hal ini untuk mewujudkan sasaran pembangunan jangka menengah daerah dikabupaten Sorong Selatan maka kebijakan perioritas pembangunan telah ditetapkan, dalam musrembang ini diharapkan dapat mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam kurun waktu lima tahun kedepan,”Tukasnya

Untuk mewujudkan visi misi rencana pembangunan jangka menengah daerah RPJMD Kabupaten Sorong Selatan tahun 2021 -2026 telah dirumuskan melalui Visi Pembangunan Kabupaten Sorong Selatan yaitu Pemerintah Maju Masyarakat Sejahtera dan 4 Misi yaitu Mewujudkan Pemerintahan Yang Proposional dan Melayani, Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat Secara Bertahap,Mewujudkan Perekonomian Daerah Yang Berdaya Saing dan Menjaga Kualitas Lingkungan Hidup Yang Berkelanjutan.

Perlu diketahui juga bahwa sesuai dengan instruksi Gubernur Papua Barat tentang penetapan pemberlakuan PPKM dikarenakan virus Covid 19 untuk ditindaklanjuti keseluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua Barat agar perhatikan Protocol Kesehatan dengan cara mencuci tangan memakai masker dan jaga jarak dan menghindari kerumunan maka kegiatan musrembang RPJP dilakukan dengan mematuhi protokoler kesehatan.

Sementara itu Pj.Sekda Sorong Selatan Dance Nauw,SP.MSi yang juga menjabat sebagai kepala Bappeda Sorong Selatan dalam laporanya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendapat masukan terhadap rancangan RPJMD dengan menghimpun aspirasi atau harapan masyarakat terhadap tujuan sasaran dan program pembangunan daerah yang akan dilaksanakan selama lima (5) tahun kedepan. Selain itu diharapkan agar dapat mendapatkan dan menampung isu – isu strategis terkini yang berpengaruh pada perencanaan pembangunan ditingkat daerah tercapai dengan baik. [EB/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *