Kabid Humas Polda PB, Imbau Masyarakat Tidak Unggah Sertifikat Vaksin di Medsos

MANOKWARI, gardapapua.com — Pentingnya melindungi data pribadi yang ada dalam sertifikat bukti vaksinasi Covid-19, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, S.I.K., M.H, meminta masyarakat untuk mengunggah sertifikat bukti vaksinasi ke media sosial (medsos).

Hal ini diingatkannya, karena melihat tidak sedikit masyarakat Indonesia yang telah mendapat sertifikat digital maupun fisik sebagai bukti telah divaksin covid-19, lalu menyebarkan sertifikat itu di akun medsosnya.

“Lindungi data diri anda. Jangan pernah unggah sertifikat digital (vaksin) covid-19, itu berisikan data kita secara lengkap,”Ucap Adam, Kamis (8/7).

Kombes Pol. Adam Erwindi menjelaskan bahwa sertifikat vaksin Covid-19 itu mengandung QR Code yang berisi data pribadi. Maka dari itu, QR Code itu tidak boleh tersebar.

“Sertifikat Covid-19 memuat QR Code yang di dalamnya terdapat data pribadi yang wajib dijaga,”Lanjut Adam

Polri juga melarang warga yang sudah disuntik vaksin covid-19 mengupload sertifikat itu ke medsos dengan alasan data pribadi yang tersebar bisa saja digunakan oleh orang-orang tak bertanggungjawab untuk aksi kriminal.

“Jangan pernah mengunggah sertifikat digital covid-19. Karena bisa saja data pribadi kamu digunakan untuk hal-hal negatif atau kriminal oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,”Tutup Adam. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *