Pemberantasan Narkoba di Papua Barat, Butuh Peran Semua Pihak

MANOKWARI, gardapapua.com — Pemberantasan narkoba di tanah air, khususnya di bumi kasuari, provinsi papua barat, kabupaten Manokwari, dapat secepatnya dilakukan dengan hasil maksimal, asal ada sinergi dari semua elemen. Tidak hanya dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan aparatur negara saja, melainkan juga dukungan penuh berbagai pihak serta masyarakat.

Demikian hal ini diungkapkan Kabid P2M, BNN Papua Barat, drg. Indah Perwitasari, S.Kg, saat di wawancarai media ini, sabtu (26/6/2021), disela kegiatan Deklarasi Perkumpulan Masyarakat, Sukarelawan Anti Narkoba (SAN) Papua Barat, dan syukuran HANI tahun 2021.

Menurut drg. Indah, bahwasannya Wilayah Papua Barat masih termasuk sebagai wilayah rawan terhadap peredaran Narkotika dan sejenisnya.

“Ini menunjukan bahwa Papua Barat ini sangat rawan. Dan kita harus mengingat bahwa tugas ini bukan BNN saja, atau Polres ataupun Polda terkait melaksanakan kegiatan upaya pencegahan terhadap narkoba. Namun tugas bersama, termasuk Sukarelawan Anti Narkoba (SAN) lembaga ormas yang baru ini,”Ujarnya

Hal ini dibuktikan dengan beberapa kali penangkapan yang telah dilakukan pihak BNN Papua Barat melalui bidang pemberantasan Narkotika selama kurang lebih enam bulan terakhir berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Narkotika ke wilayah Manokwari, Provinsi Papua Barat.

“Untuk triwulan I BNNP Papua Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekira 2 Kg ganja dari Kapal, dan salah satu moda transportasi udara sebanyak 2 Kg, dan yang baru – baru ini sekira 6,5 Kg. Dan dalam triwulan II akan ada realese hasil tangkapan berikutnya. Sehingga dari hal contoh ini, kiranya menjadi keseriusan semua pihak perang lawab narkoba,”Bebernya.

Diharapkan melalui upaya pencegahan, penanggulangan dan pemberantasan terhadap bahaya narkoba, secara moral jika terus dilakukan secara serius maka dipastikan para generasi muda penerus bangsa dapat terhindar dan diselamatkan dari bahaya serta pengaruh narkoba.

“Dan diharapkan kerjasama yang baik, satu lembaga dengan lembaga yang lain. Juga memohonkan bantuan dari Pemda karena Papua Barat ini milik kita bersama, jadi kita harus bekerja dan bersinergitas,”Tukasnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *