Bupati Kaimana, Tinjau Lokasi Kerap Terdampak Banjir

KAIMANA, gardapapua.com — Akibat guyuran hujan deras yang terjadi pada Selasa (25/5) malam, sejumlah rumah warga di beberapa titik di kota kaimana diketahui terendam banjir.

Dampak banjir akibat hujan deras, mengundang perhatian Bupati Kaimana Freddy Thie, untuk segera mengambil langkah mengunjungi titik lokasi pemukiman warga, meski dihari libur kerja.

Pantuan wartawan, sejak pukul 09:20 WIT Rabu (26/5/2021), Bupati yang didampingi Kabid Pengairan pada dinas PUPR kabupaten Kaimana Hamka Hassannoesi dan beberapa konsultan perencana mendatangi titik lokasi yang terdampak banjir.

Dari Turun Lapangan (Turlap) ke beberapa titik lokasi yang terdampak guyungan air akibat hujan deras, seperti di lokasi Jalan Batu Putih, lokasi SMP dan SD Krooy, serta lokasi di seputaran pasir lombo dan kampung Timur Trikora, Bupati Freddy Thie menerima keluahan masyarakat.

Dalam keterangannya, Freddy Thie mengatakan ini bagian dari tugas dan tanggungjawab pemerintah yang harus dilakukan, dan menjadi perhatian serius, sehingga hari libur itu bukan menjadu masalah dirinya bersama wakil rakyat harus dilakukan sidak maupun blusukan sebagai bahan masukan.

“Saya mendapatkan informasi bahwa beberapa titik itu banjir, dikarenakan ada hujan semalam, oleh sebabnya hari libur ini saya gunakan untuk melihat titik titik yang diinformasikan, supaya dapat mendengarkan langsung keluhan itu Dan mengetahui hal yang sebenarnya sehingga dalam perencanaan itu harus terarah dan lebih baik,”Ujar Orang nomor satu di pemkab Kaimana ini.

Dengan melihat dan mendengar situasi kondisi secara langsung, kedapan bisa ada langkah perencanaan yang lebih baik dapat mengurangi dampak banjir di titik titik terdampak saat ini. Dan hal inj telah menjadi bagian dari komitmen Bupati dan Wakil Bupati Periode 2020-2024, yakni Freddy Thie dan Hasbulla Furuada.SP.

Hamka, Hassannoesi,ST, mengatakan pada prinsipnya dalam mendukung visi dan misi serta komitmen dari bupati dan wakil bupati terpilih akan ditindaklanjuti dinas PUPR, sehingga bukan mengatasi tetapi dapat mengurangi banjir dititik titik lokasi pemukiman warga yang terdampak banjir.

” Kami pada prinsipnya akan menindaklanjuti hal ini, kami akan bentuk tim dan tim yang akan turun ke titik titik terdampak banjir bertemu dengan masyarakat lagi dan akan dilaporkan kembali ke bupati,”Jelasnya. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *