Ini Gereja Pertama Yang Diresmikan Bupati Freddy Thie

KAIMANA, gardapapua.com — Gereja GPDP Efata Kaimana, merupakan tempat penyelengaraan Ibadan Bagi Umat Nasrani yang diresmikan Freddy Thie selaku Bupati Kaimana, pasca dilantik dan resmi menjabat Kaimana.

Dalam peresmian itu, Bupati Kaimana Freddy Thie mengimbau agar umat Kristiani di Kabupaten Kaimana bersama-sama menjaga toleransi antar umat beragama.

Bupati yang datang didampingi Istri Ny. Ernawati Thie juga meminta kepada seluruh umat untuk lebih meningkatkan iman dan tagwa terhadap Tuhan yang maha kuasa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.

“Semoga kedepan pelayanan yang ada di Kaimana bisa berjalan baik antar gereja dengan pemerintah dan gereja dengan masyarakat agar kehidupan toleransi umat beragama di Kaimana terjalin lebih baik,”Kata Bupati dihadapan tamu undangan yang hadir.

Selaku pribadi dan Atas nama pemerintah kabupaten Kaimana, Bupati juga menyampaikan selamat kepada jemaat Efata yang pada hari Jumat (30/4/2021) resmi memasuki rumah ibadah yang baru.

Bupati berharap GPDP yang ada di Kaimana dapat membantu pemerintah daerah dalam memberikan kritik saran dan masukan demi kesejahteraan masyarakat.

“Saya meminta dukungan dari semua masyarakat di Kaimana untuk mendukung baik itu masukan, pendapat dan kritik agar ke depan pemerintahan ini bisa berjalan lebih baik,”Ujar Bupati

Ditempat yang sama, Simson Aronggear Ketua Badan Pekerja Daerah GPDP Papua Barat menyampaikan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan bupati Kaimana Freddy Thie terhadap pembangunan gereja ini.

“Kami sungguh bersyukur karena rata-rata umat Tuhan dimana-mana berusaha dengan swadaya sendiri dan kami melihat banyak kebijakan pemerintah membantu sehingga kami sangat bersyukur kepada pemerintah yang ikut berpartisipasi untuk membantu,”Jelasnya

Menurutnya, GPDP telah berkomitmen ikut bersama pemerintah dalam membangun umat khususnya dibidang pengetahuan spiritual sebagai bagian didalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh sebab itu, GPDP menolak dengan tegas semua bentuk ajaran-ajaran yang menyesatkan yang tidak berlandaskan pada firman dan Yesus Kristus.

Diapun meminta kepada jemaat GPDP Efata Kaimana untuk bangkit dan menjadi saksi kemana saja diutus karena itu bagian dari amanat agung. Selain itu, dirinya juga mengihimbau kepada gembala dan hamba Tuhan harus berlandaskan pada firman dan keyakinan yang tertuju pada Yesus Kristus dan bukan pada firman yang lain.

Dalam kesempatan ini, Simson Aronggear juga berharap agar pemerintah Kaimana dapat memberikan perhatian kepada Pos-Pos Pekabaran Injil GPDP di Kaimana yang saat ini belum memiliki gedung gereja.

“Ada jemaat yang masih beribadah dirumah. Mudah-mudahan melalui kesemptan ini, kami berharap kepada bapa bupati kiranya kebijakan bapa, kedepan jemaat-jemaat yang belum terbangun gedungnya mungkin bisa ditolong,”Sebutnya

“Kita turut mendoakan kiranya Tuhan akan terus menyertai bapak bupati didalam mengawali karir sebagai bupati dalam melayani masyarakat khususnya di kota senja kaimana ini,”Tutupnya menambahkan. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *