Aksi Sosial Peduli NTT, Jadi Agenda Utama Ormas M1R Salam Sarane di HUT Ketiganya

MANOKWARI, gardapapua.com — Tepat di hari ini Selasa 6 April 2021, Ormas Maluku Satu Rasa (M1R) Salam-Sarane dibawah binaan Ketua Umum Yoppie Patty, telah berusia 3 tahun.

Dimana dalam perjalanannya, banyak suka dan duka terjadi didalam tubuh organisasi yang berpegang teguh dan ingin selalu menyatukan anak – anak Maluku dalam konteks Salam – Sarane (Islam-Kristen,red) guna menjunjung tinggi nilai toleransi keagamaan.


Sebagaimana hidup dan tinggal di Negara Indonesia, negara yang memiliki semboyan “Bhinneka Tunggal Ika; Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.” Dari semboyan ini sebagai anak – anak maluku tentunya wajib menghormati keberagaman yang mana membuat masyarakat Indonesia disebut sebagai masyarakat yang majemuk.

Di Papua Barat Tidak terasa perjalanan Organisasi Masyarakat (Ormas) anak-anak Maluku di bumi Kasuari Papua Barat yang tergabung dalam organisasi Maluku Satu Rasa (M1R) Salam Sarane ini sudah cukup dikenal dikalangan masyarakat.

Tercatat tak sedikit aktifitas sosial kemanusiaan yang telah dilakukan oleh organisasi yang terbilang baru seumur jagung ini. Dimana dalam perjalanannya berupaya merangkul seluruh anak Maluku yang ada di Provinsi Papua Barat.

Tidak sedikit pula M1R DPD Papua Barat menghadapi sejumlah tantangan mulai dari internal organisasi hingga yang datang dari luar organisasi. Namun begitu, organisasi yang prakarsai oleh segelintir anak muda di Papua Barat ini terus maju dengan sembohyan ‘Iris di Kuku, Rasa di Daging’. Semboyan ini pun menjadi api semangat dalam merangkul dan mengembalikan ikatan Pela Gandong di tanah perantauan.

Adapun dalam peringatan Dirgahayu ke – III ini, Dewan Pimpinan Daerah Maluku Satu Rasa (DPD M1R) Salam-Sarane Papua Barat yang di ketuai Roy Bormassa Wattimury, berencana akan melakukan aksi kemanusiaan menyikapi insiden banjir bandang yang terjadi di NTT belum lama ini.

Ditegaskannya, ini merupakan kesekian kalinya organisasi M1R Salam-Sarane tidak hanya menunjukan kepedulian bagi sesama masyarakat Maluku, namun kepada suku dan ras mana pun yang mengalami bencana.

“Ia benar kita berencana akan turun ke jalan untuk membantu saudara-saudara di NTT yang mengalami musibah banjir bandang,” tandas Roy di sela-sela aktivitasnya, Senin (5/4/2021).

Lebih lanjut ditambahkannya, aksi kemanusiaan ini akan dikoordinasikan dengan pihak BPBD Papua Barat sebagai perpanjangan tangan pemerintah didaerah dalam penanganan bencana. Tujuannya agar hasil dari aksi kemanusiaan ini dapat diterima oleh korban bencana banjir bandang di NTT.

“Kami akan berkoordinasi dengan BPBD, supaya dari sini dapat meringankan beban saudara-saudara kami di NTT,”Tambahnya

Dia juga menegaskan, bahwa seberapapun hasil penggalangan dana yang dikumpulkan sebagai bentuk kepedulian bagi masyarakat NTT dampak dari bencana banjir bandang tersebut, pihaknya akan secara transparansi akan dipublikasikan, sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas bantuan dan dukungan masyarakat Papua Barat, khususnya Kota Manokwari tercinta.

Sebelumnya, untuk sekedar diketahui juga diawal terbentuknya DPD M1R Salam-Sarane di Manokwari, Papua Barat pada tahun 2017 lalu hingga tahun 2021 ini, telah menoreh sejumlah kegiatan kemanusiaan seperti menggalang dana bagi korban gempa bumi di Ambon, Maluku dan sekitarnya, bahkan melakukan kunjungan kasih ke salah satu Panti Asuhan yang berlokasi di dataran Waparamasi. [TIM/RED]

Editor :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *