Lantik Dua Pejabat Fungsional Penyuluh KB, Ini Harapan Philmona M. Yarollo

MANOKWARI, gardapapua.com — Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat, Philmona M. Yarollo,S.sos, M.Si, memimpin langsung proses pelantikan dan pengambilan sumpah Dua Pejabat fungsional Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) lingkup Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat. Kegiatan pelantikan PKB itu bertempat di Aula BKKBN Papua Barat, pada Kamis (25/3/2021).

Dua pejabat fungsional PKB yang dilantik itu masing-masing yakni Friskilia Chederika Sabandar, S.K.M (Penata Muda) dan Janet Jeane Pandori (Penata Muda).

Itu berdasarkan keputusan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Nomor :1/PEG/PKB/2021, Nomor 2/PEG/PKB/ 2021, tentang pengangkatan pertama kali dalam jabatan fungsional Penyuluh Keluarga Berencana Provinsi Papua Barat. Mereka yang dilantik ini adalah pejabat fungsional PKB untuk ditempatkan di daerah Kota dan Kabupaten Sorong.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut adalah Pejabat Fungsional Ahli Madya, Pejabat Fungsional Ahli Muda, dan beberapa pegawai Perwakilan BKKBN Prov. Papua Barat serta para Rohaniawan.

Philmona M. Yarollo, saat diwawancarai gardapapua.com mengatakan, bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah dua pejabat fungsional PKB ini merupakan pelantikan dan pengangkatan pertama kali pejabat fungsional Penyuluh Keluarga Berencana, di tahun 2021.

Dia lalu menjabarkan bahwa Jabatan Fungsional adalah kelompok jabatan yang fungsi dan tugasnya berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan ketrampilan tertentu.

Sehingga Jabatan fungsional Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) harus memilki kualifikasi dan standar kompetensi yang diberi tugas, tanggungjawab, wewenang dan hak untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan, pelayanan, penggerakan dan pengembangan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana), sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Diharapkan para pejabat fungsional PKB ini senantiasa mampu menjaga dan mempertahankan Integritas, Loyalitas, Disiplin dan Komitmen terhadap tugas dan tanggung jawabnya.

” Kami dipapua barat formasinya Dua orang yakni untuk kota dan kabupaten sorong. Mereka adalah Penyuluh KB yang merupakan unjung tombak program dilapangan. Apalagi dengan program – program kita saat ini dan tantangan yang dihadapi. Dimana untuk saat ini BKKBN Provinsi Papua Barat hanya memiliki petugas penyuluh lapangan sangat terbatas hanya 23 orang yang berstatus PNS Sementara yang kontrak 75 orang dan ini berada di Empat (4) kabupaten. Sehingga dengan telah bertambahnya pejabat fungsional PKB ini mereka bisa meningkatkan kinerja dan kompetensinya nanti ditempat tugas masing – masing,”Ujar Kaper BKKBN Provinsi Papua Barat, Philmona M. Yarollo,S.sos, M.Si. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *