Batas Akhir Hari Ini, Nakes Kaimana Ancam Hentikan Pelayanan di RSUD

KAIMANA, gardapapua.com — Koordinator aksi Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Kaimana Daniel Uberi kepada wartawan di halaman Sekretariat DPRD Kaimana usai berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPRD setempat menyatakan, bahwa jikalau sampai dengan batas akhir perjanjian direalisasikan Hak – Hak para tenaga kesehatan yang belum di bayarkan tertunda lagi, maka kali ini ancaman menghentikan pelaksanaan pelayanaan kesehatan akan dilakukan.

Dimana batas akhir tersebut adalah hari ini senin (8/2/2021), yang harus ada kepastian pembayaran hak-hak Tenaga Kesehatan (Nakes) sebagaimana kesepakatan dalam rapat dengar pendapat antara Legislatif, Eksekutif dan Tenaga kesehatan di ruang sidang dewan pada Januari 2021 lalu.

” Tetap akan ada aksi, jadi hari ini hari terakhir harus ada kepastian dari pemerintah daerah, kalau tidak maka besok tidak ada aktivitas, ” Ujar Koordinator Nakes RSUD Kaimana Daniel Uberi kepada wartawan.

Daniel Uberi

Dia menjelaskan pertemuan dengan Wakil Ketua Dua DPRD dihari ini adalah untuk berkoordinasi soal hak hak Tenaga Nakes.

“Jadi pertemuan kami dengan wakil ketua DPRD adalah untuk berkoordinasi dan beliau arahkan kita untuk bertemu dengan sekda, jadi kita akan bersama dengan pak kepala dinas hari ini (Senin, 8/2/2021) bertemu sekda, soalnya ini hak yang di Tahun Anggaran 2020,”Terangnya

Selain bekoordinasi ulang dengan DPRD, telah juga dilakukan pertemuan dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

” Kita sudah ketemu kepala BPKAD pak Arsami, tetapi jawabaan beliau nanti dimasukan dalam Anggaran 2021 ini, tetapi jawaban itu tidak memuaskan bagi kami, karena sudah disarankan untuk dibayarkan oleh DPRD karena ini hak hak Tenaga Nakes Tahun Anggaran 2020,”Cetusnya lagi

Dirinya berharap pertemuan dengan PLT SEKDA Kaimana Luther Rumpumbo.S.Pd,MM dapat memberikan kepuasan bagi tenaga kesehatan. Sebab, tak dipungkiri tenaga kesehatan adalah garda terdepan memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

” Tolong hargai baik tugas mulia dengan segala resiko yang telah kami ambil untuk melayani masyarakat. Harapan kami Hak – Hak kami tolong segera diselesaikan,”Tandasnya. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *