Sekda Tambrauw Nyatakan Siap Jadi Orang Pertama Divaksin C-19 di Tambrauw

FEF, gardapapua.com — Sekda Kabupaten Tambrauw Engelbertus Kocu,S.Hut,MM dengan tegas mengatakan siap menjadi orang pertama yang akan di Vaksin di Kabupaten Tambrauw. Hal tersebut dikatakan Sekda Tambrauw saat membuka acara Pelatihan Tata Laksana Vaksinasi Covid-19 bagi Fasyankes Kabupaten Tambrauw disalah satu hotel di Kota Sorong kemarin (26/1/2021).

Sekda mengatakan kesiapan dirinya menjadi orang pertama yang akan menerima Vaksin di Kabupaten Tambrauw, merupakan langkah awal agar membuktikan kepada pejabat Publik maupun masyarakat bahwa Vaksin aman dan tidak berbahaya.

“Saya siap sekali jadi orang pertama di Kabupaten Tambrauw yang disuntik vaksin, disuntik 10 kali pun saya siap. Saya rasa semua pejabat yang ada di Tambrauw juga siap, hanya saja memang kita harus menunggu hasil screening lagi, mengingat banyak pimpinan OPD yang sudah memasuki usia pensiun dan rentan dengan penyakit bawaan seperti jantung, diabetes, dan lain sebagainya,”Ucap Sekda

Sekda Tambrauw Enegelbertus Kocu

Sekda mengatakan menyusul beberapa daerah di Provinsi Papua Barat yang sudah terlebih dahulu melakukan penyuntikan vaksin Covid-19, Kabupaten Tambarauw juga akan melakukannya di awal bulan Februari 2021.

“Kita akan mulai tanggal 31 Januari 2021 Kabupaten Tambrauw akan mendapat 400 vaksin Covid-19. Vaksin tersebut nantinya akan disuntikan kepada petugas kesehatan ataudan satgas Covid-19,”Ungkapnya

Sekda mengatakan rencananya Vaksinisasi akan berlangsung disepanjang bulan Februari 2021 dan yang akan mendapatkan Vaksinisasi terlebih dahulu adala petugas kesehatan karena mereka merupakan garda terdepan yang selalu berhadapan dengan masyarakat.

Lanjut Sekda pada Maret mendatang Vaksinisasi akan berlanjut kepada pejabat publik.

” Bulan berikutnya sampai 2022, barulah giliran masyarakat yang akan mendapat vaksinasi dari Sinovac tersebut,”Terangnya

Sekda mengharapakan sebagai garda terdepan petugas kesehatan nantinya yang akan melakukan Vaksinasi kepada masyarakat, harus lebih masif menjelaskan, karena Tambrauw sendiri berbeda dengan daerah lain.

” Kita Tambrauw berbeda dengan daera lain. Masyarakat harus dijelaskan baik-baik, Jangan sampai karena penyakit lain, Masyarakat kenapa-kenapa, tapi katanya gara-gara Vaksin, siapa yang mau tanggung jawab,”Tandasnya. [FR/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *