Warga Tembuni Akui Sampai Saat Ini Janji Fasilitas Rumah Layak Huni dan Air Bersih Hanya Bagai ‘Angin Politik’

Ayo Disimak Video Ungkapan Warga Tembuni Di Bawah Ini. Jangan Lupa Subscribe dan Like :

TEMBUNI, gardapapua.com — Masyarakat kampung induk Tembuni, Distrik Tembuni, kabupaten teluk bintuni, sabtu (17/10/2020) kembali buka suara terkait akan sejumlah keluh kesah yang mereka rasakan dalam tatanan pemerintahan di bawah pimpinan Petrus Kasihiw – Matret Kokop.

Demikian diungkapkan, Paulus Ibori mewakili masyarakat setempat dihadapan pasangan calon bupati – cawabup (paslon) Ali Ibrahim Bauw – Yohanis Manibuy (AYO) dalam kegiatan silaturahmi terbatas bersama warga.

“Masa kita masyarakat kecil ini sulit ketemu bupati?, Siapa yang bisa bawa kita ketemu dia? Tiap Kita pergi, dia punya tangan besi ada malintang kita tidak berani masuk. Kita tidak mau pemimpin yang tidak melayani masyarakat. Kita kasi suara dia enak – enak, ujung-ujungnya tipu kita masyarakat,”Ungkap Paulus Ibori

Paulus Ibori, yang juga merupakan Kaur Umum Kampung Cinere, Distrik Tembuni ini juga menyampaikan poin harapan masyarakat yang tidak pernah menutup diri dalam hal memilih figur kepimpininan daerah. Namun demikian, mereka sangatlah kecewa jikalau apa yang telah mereka pilih hanya bagai ‘angin politik’ dalam artian sekedar berjanji tanpa merealisasikan.

“Kami masyarakat siap mendukung siapapun bupati yang pro rakyat. Karena kami tidak mau sosok pemimpin atau bupati yang tangan besi melayani masyarakat,”Tegasnya

Dimana sampai ini menurut Paulus, masyarakat tembuni sangatlah kecewa dengan janji pembangunan rumah layak huni dan air bersih bagi masyarakat yang tak kunjung dirasakan selama kepimpinan Petrus Kasihiw – Matret Kokop yang dikenal dengan (PMK2) itu.

“Sampai hari ini pembangunan perumahan rumah sosial itu di mana? Kami masyarakat tembuni ini belum merasakan hal itu merata, selain itu Air bersih juga tak ada. Padahal setiap musrenbang kampung sampai tingkat distrik kami bawa kasi naik aspirasi ini, sampai di kebijakan atas barang putus. Ini keluhan kami masyarakat. Karena bagaimana kita mau merasakan kalau ketemu bupati saja susah begitu ?, “Tukasnya

Kepada paslon AYO, masyarakat lalu berharap, jikalau kehendak yang mahakuasa menunjuk dan mempercayakan mereka untuk dapat memimpin Teluk Bintuni, maka aspirasi rakyat dari tingkat bawah janganlah di abaikan. Sebab, itulah harapan masyarakat untuk menuju kesejahteraan. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *