Kecewa Dengan PMK2 Jilid I, Salah Satu Saksi Kunci ‘Moyeba’ Angkat Bicara

Klik Tautan Link Video Di Bawah Ini, Jangan Lupa Like dan Subscribe Yah :

BINTUNI, gardapapua.com — Salah satu saksi kunci sengketa Pilkada 2015 di Moyeba, Moskona Utara, Teluk Bintuni, Stevanus Orocomna, meradang dan meluapkan kekecewaannya kepada PMK2 jilid I.

Pasalnya, selama 4 tahun kepemimpinan Piet – Matret, ia merasa tidak diperhatikan atas perjuangan dan keberaniannya membela PMK2 jilid I pada waktu itu meski ditentang oleh sebagian besar keluarga.

“Saya kecewa berat kepada bupati, saya ini sudah berjuang bersama tahun 2015. 4 tahun berjalan saya tidak pernah di perhatikan,”Ungkap Stevanus

Stevanus mengaku bingung mengapa sampai ia diperlakukan seperti itu. Berkali – kali ia mencoba bertemu untuk mendengar klarifikasi tapi niatnya untuk ketemu tidak pernah berhasil.

“Mau bangun komunikasi tapi susah sekali untuk ketemu bupati. Saya sampai bingung kenapa begitu. Tidak pernah panggil saya pas pulang dari MK juga, saya antri 18 (delapan belas) kali di kantor bupati tapi tidak bisa ketemu,”Bebernya

Kepada media ini, ia mengutarakan, kekecewaannya memuncak ketika ia mengetahui istrinya tidak terakomodir dalam formasi penerimaan CPNS 2018 Teluk Bintuni beberapa waktu lalu.

“Sampai terakhir istri saya tidak lolos CPNS, padahal dia juga berjuang untuk PMK2 jilid I tapi sama sekali tidak di hargai juga perjuangannya,”Ujar Stevanus melalui sambungan telepon, kamis (17/9/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Stevanus bahkan menekankan jika model kepemimpinan seperti ini sangat tidak layak dipertahankan. Ia juga menyesal pernah berjuang melawan Garuda pada saat itu.

“Yang seperti itu tidak layak memimpin lagi,”Tukasnya. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *