Penjaringan dan Pendaftaran Kembali Balon Ketua Golkar Papua Barat Ditutup, Alfons Manibuy Sah Masuk Bursa Balon Ketua

JAKARTA, gardapapua.com —  Pendaftaran dan penjaringan calon Ketua  DPD I Golkar Papua barat resmi ditutup.

Setelah sebelumnya, dari tiga orang kader antara Amin Ngabalin (Wasekjen DPP Golkar), Dr Drs Stepanus Malak M.Si (mantan Ketua Golkar Kabupaten Sorong dan Bupati Sorong), dan juga drg. Alfons Manibuy DESS (mantan Ketua Golkar Teluk Bintuni dan Bupati Teluk Bintuni dua periode), yang dikabarkan telah mengambil formulir sejak informasi dibukanya pada kamis (13/8/2020) sebagai bakal calon ketua DPD I Golkar Papua Barat, tercatat hanya satu kader yang mengembalikan formulir beserta persyaratan lengkap.

Jois Kambu, selaku wakil sekretaris golkar papua barat, kepada gardapapua.com, jumat (14/8/2020), sore mengatakan, bahwa pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) ke – III Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Papua Barat direncanakan akan tetap berlangsung kembali di aula Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Jalan Anggrek Neli Murni XI A21 Kemanggisan, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, besok, 15 – 16 agustus 2020.

” Jadi sampai dengan 14 agustus 2020 sesuai batas akhir pengembalian formulir hanya Bpk. Alfons Manibuy yang diketahui mengembalikan daftar berkas,”Ungkap Jois Kambu, selaku Wakil Sekretaris Golkar Papua Barat. Sementara Amin Ngabalin dan Stepanus Malak berkas hingga pendaftaran ditutup, tidak mengembalikan berkas,”Ujarnya

Sehingga, dengan masuknya nama drg. Alfons Manibuy, DESS dipastikan akan ada tiga calon kuat yang mewarnai bursa pemilihan balon ketua DPD I Golkar Papua Barat tersebut. Dua lainnya, adalah petahana Rudy F.M Timisella dan Ketua DPD II Kota Sorong Lambert Jitmau yang juga sebagai Walikota Sorong.

Sebelumnya, Penundaan Musda III DPD I Partai Golkar Papua Barat berdasarkan surat DPP Partai Golkar Nomor B-327/GOLKAR/VIII/2020 tertanggal 10 Agustus 2020 tentang penundaan penetapan waktu Musda III DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Sekjen DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus.

Sementara itu, dari data yang dihimpun, ada sejumlah persyaratan jikalau ingin ikut dalam bursa sebagai balon ketua DPD tingkat I Provinsi. Hal itu, diantaranya seperti pernah menjadi pengurus Golkar tingkat Provinsi atau sekurang- kurangnya pernah menjadi pengurus Golkar tingkat kabupaten/kota dan atau pernah menjadi pengurus Provinsi organisasi sayap pendiri dan yang didirikan selama satu periode penuh.

Aktif terus menerus menjadi anggota Partai Golkar sekurang-kurangnya 5 tahun dan tidak pernah menjadi anggota Partai politik lain. Selanjutnya, dinyatakan lulus mengikuti pendidikan dan pelatihan kader Partai Golkar, memiliki prestasi dedikasi disiplin loyalitas dan tidak tercela PD2LT. Kemudian memiliki kapabilitas dan akseptabilitas, dan bersedia meluangkan waktu dan sanggup bekerja sama secara kolektif dalam Partai Golkar.

” Jadi syarat sebagai bakal calon yang mendaftar nanti, paling tidak harus dapatkan dukungan 30 persen untuk bisa ditetapkan sebagai calon dengan perhitungan minimal dapatkan 5 sampai 6 dukungan, itu nanti dibuktikan dalam MUSDA tentu berdasarkan AD/ART Partai Golkar sebagaimana telah di tetapkan dalam MUNAS Golkar,”Tukas Jois Kambu [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *