Ketua DPD I Golkar PB : Golkar Utamakan Kader Terbaik Maju Pilkada

Klik Pernyataan Ketua DPD I Partai Golkar, Jangan Lupa Subscribe :

 

MANOKWARI, gardapapua.com — Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Barat, Rudi Franz Moses Timisela mengungkapkan bahwa hingga kini, DPP Partai Golkar akan memprioritaskan kader sendiri untuk diusung dalam Pilkada serentak 2020.

Tentunya berdasarkan beberapa pertimbangan yakni popularitas, elektabilitas, berdasarkan hasil survei hingga kemampuan logistik yang bersangkutan.

“Beberapa kali DPP melalui Ketum golkar sudah menyampaikan bahwa akan menentukan kader – kader terbaiknya, jadi saya pikir ini dinamika yang terjadi, dan menunjukan cara golkar mengambil keputusan tidak boleh dintervensi siapapun,”Tegas Bung Rudy, Sapaan Akrabnya, kamis (18/6/2020), disekretariat Golkar, Papua Barat.

Menyinggung beberapa calon yang disebut – sebut sudah mengantongi surat tugas DPP Golkar yang sama yakni seperti, Kabupaten Mansel, Fakfak, Pegunungan Arfak, Manokwari, Sorong Selatan dan Teluk Wondama, dan Teluk Bintuni, rudy menyebutkan, bahwa sesungguhnya semuanya itu masih menunggu keputusan DPP lebih lanjut.

Sebab, ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan rekomendasi Partai Golkar. Setelah mendapat surat tugas, akan dilanjutkan dengan penetapan sementara dan rekomendasi.

” Apapun keputusannya nanti di DPP. Karena siapapun yang nanti diputuskan oleh DPP adalah mekanisme yang memang harus taat asas untuk menjalankan,”Sebut Bung Rudy

Dalam surat tugas tersebut, para penerima berkewajiban untuk melaksanakan beberapa hal. Dimana tugas pertama membangun komunikasi dengan partai politik (parpol) lain dalam rangka kepentingan Pilkada serentak tahun 2020 di kabupaten/kota masing-masing guna kemenangan pasangan calon (Paslon) yang akan ditetapkan Partai Golkar.

Tugas kedua, membangun komunikasi dengan calon wakil kepala daerah kabupaten/kota masing-masing untuk menentukan Paslon yang akan diusung oleh Partai Golkar dalam Pilkada serentak tahun 2020. Dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab bersama partai golkar menyentuh kepada masyarakat dan hasilnya akan dilaporkan kepada DPP Partai Golkar melalui DPD I Golkar Papua Barat.

Sementara terkait perkembangan pengamalan implementasian rekonsiliasi politik pada calon kepala daerah Teluk Bintuni berdasarkan surat tugas DPP, Rudy membenarkan bahwa sejak penetapan surat tugas itu hingga kini, bacalon yang juga merupakan petahana Petrus Kasihiw, baru di kamis (18/6/2020) yang bersangkutan datang melakukan silaturahmi politik ke rumah kuning golkar. Sementara DPD I Partai Golkar Papua Barat telah melaksanakan dan melaporkan hasil evaluasi pada medio 6 Juni 2020, dalam rapat bersama melalui virtual online.

” Termasuk saya sudah menyampaikan kepada beliau bahwa tentang dari awal ada waktu 20 maret sampai di evaluasi pada tanggal 2 – 6 juni 2020 kemarin melalui virtual, itulah yang kemudian memang belum ada terbangun komunikasi dan hari ini baru terbangun komunikasi,”Jelas Rudy

Dicercai, bahwa yang bersangkutan Petrus Kasihiw pada pekan kemarin telah berupaya mengunjungi sekretariat kantor DPD II Teluk Bintuni, Rudy menyebutkan saat itu merupakan hari dimana sekretariat mungkin tidak membuka kantor.

” Waktu datang itu kan hari sabtu, dan hari itu memang tidak buka kantor, kita hari lain coba di komunikasikan kembali,”Papar Rudy

Hal itu menurut Rudy, agar menjadi saran untuk kemudian agar ketika membangun komunikasi politik haruslah yang baik.

“Karena semua kita menunggu keputusan DPP,”Tegasnya lagi

Selain itu, Rudy Timisela juga mengatakan bahwa sampai sekarang pihaknya selaku ketua DPD I juga belum mendapatkan tembusan salinan asli terkait Surat Tugas DPP Partai Golkar kepada Petrus Kasihiw.

“Infonya kepada yang bersangkutan benar mengatakan sudah menerima salinan surat tugas namun itu baru foto copy, yang asli juga belum ada di kami,”Tukasnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *