Hut Ke-17 Kabupaten Raja Ampat Diwarnai Trending Topic Dugaan Pengrusakan Tugu Selamat Datang

WAISAI, gardapapua.com — Sungguh sangat disayangkan ulah oknum tak bertanggung jawab atas dugaan pengrusakan tugu selamat datang, di Kabupaten Raja Ampat.

Padahal, tepat hari ini kabupaten raja ampat memasuki usia ke 17 Tahun, pada sabtu 9 Mei 2003 – 9 Mei tahun 2020, meskinya ucapan bahagia membanjiri sosial media.

Namun, sungguh disayangkan, hal ini justru berbanding balik. Itu tercuat atas potret prihatin masyarakat menanggapi beberapa postingan foto dugaan pengurusakan tugu selamat datang di Raja Ampat, di media sosial.

Respon berbagai kalangan langsung melayangkan komentar agar pelaku pengrusakan segera di tangkap oleh aparat, agar mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya. Ini atas pantauan media ini yang turut menyaksikan percakapan di sebuah group milik Raja Ampat sebut saja (Raja Ampat) dan (Gempar Emas), dan lainnya mengirimkan update foto pengurusakan tugu selamat di Raja Ampat.

Terkait hal ini, Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU), terpisah, sedang masih dihubungi oleh redaksi gardapapua.com, guna memintai konfirmasi penegasan darinya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Setda Raja ampat Harun Matafi S,STP, yang juga saat di konfirmasi terpisah membenarkan dugaan pengrusakan tugu tersebut.

Dan bahkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap Aset milik pemerintah Kabupaten Raja Ampat, dalam sebuah postingannya mengatakan, bahwa dia akan memberikan sebuah apresiasi berupa bonus buat siala saja yang bisa menangkap dan lapor pelaku pengrusakan tugu selamat datang, berikut melampirkan buktinya kepada pihak kepolisian atau aparat terkait.

Lanjut Harun Matafi putra asli Raja ampat Jebolan institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), mengatakan, dirinya sangat menyayangkan aksi ini. Padahal ditengah hari berbahagianya masyarakat kabupaten raja ampat, atas peringatan ultah ke 17 Tahun dan ditengah suasana sedang memerangi virus corona covid-19, masih lagi ada tangan-tangan yang berlumur kebencian menghacurkan icon kabupaten ini.

” Saat ini pihak keamanan sedang berusaha mengungkap pelakunya. Tapi ingat bahwa Allah Jalla Jalaluhu akan membalas tuntas seketika kehendaknya,” Ucap Harun

Pantauan media ini, berdasarkan informasi dihimpun, hingga saat ini belum ada laporan jumlah akibat kerusakan Tugu selamat datang di Kabupaten raja ampat tersebut. [DM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *