DAP Minta Kemenhub Koreksi Segera Harga Tiket Pesawat Dari Tanah Papua

SORONG, gardapapua.com — Ketua Dewan Adat Papua (DAP) WIL III Doberay Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP meminta agar jajaran pemerintah papua barat, segera melakukan koordinasi kembali kepada jajaran kementerian perhubungan indonesia, terkait kenaikan harga tiket, yang mulai meroket jelang hari raya natal 2019 dan tahun baru 2020.

Padahal sebelumnya dikatakan oleh Kemenhub bahwa penetapan tarif oleh maskapai disesuaikan dengan kemampuan daya beli masyarakat dan tetap memperhatikan kelangsungan usaha, namun pada kenyataannya penerapan di lapangan masih berbeda.

” Ambil contoh penerbangan Sorong – Biak ini sekarang sudah tembus Rp. 6 – Rp. 7 Jutaan,”Sebutnya

Ditambahkannya, bahwa mestinya menjelang hari raya natal yang adalah hari sukacita bagi seluruh lapisan umat ditanah papua, mestinya hal – hal seperti ini segera di perhatikan, karena menyangkut pelayanan masyarakat.

Apalagi pada daerah – daerah tertentu di Tanah Papua, moda maskapai penerbangan sangat berperan penting dalam perkembangan dan kemajuan daerah, untuk melayani masyarakat. Namun dengan kenaikan harga tiket pesawat tentunya hal ini sangat mencekik masyarakat Indonesia khususnya di tanah papua, yang akan bepergian menggunakan pesawat.

” Intinya selaku ketua dewan adat papua, saya minta dan harap kenaikan harga tiket pesawat janganlah sering terjadi pada hari – hari besar keagamaan. Karema sama saja tidak bisa memberikan rasa sukacita dan bahagianya masyarakat indonesia untuk menikmati pelayanan publik dengan harga terjangkau untuk berjumpa orang terkasih, di momen seperti ini,”Tukasnya. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *