Dinkes PB dan Pemkab R4, Kolaborasi Susun Pelaksanan Germas

WAISAI, gardapapua.com — Sukseskan gerakan masyarakat hidup sehat, Dinas Kesehatan Propinsi Papua barat, (Bidang Kesmas) dan Pemkab Raja Ampat melalui dinas kesehatan menyelenggarakan Rapat Penyusunan Rencana Operasional dengan Lintas Sektor, bertempat di Aula Bappeda waisai raja ampat, kamis, (3/10/2019).

Kegiatan yang menghadirkan Narasumber, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Propinsi Papua barat, dr.Fenny Mayana Pasei, M.Si, turut dihadiri oleh satuan Organisasi Perangkat daerah (OPD), serta institusi kemitraan lainnya.

Antara lain, Dandim 1805/Raja Ampat Letkol Inf.Josep Paulus Kaiba, Kapolres Raja Ampat diwakili Kasat Narkoba, Iptu. Renold Lesirolo,S.sos, Kepala dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Abu bakar Alhamid, Kepala dinas Perindustrian dan perdagangan Djalali, Para Sekretaris dan kepala bidang lingkup Pemkab Raja Ampat, hadir juga beberapa kepala Bidang, dan sekretaris serta Jajaran Lingkup Pemkab Raja Ampat, dan Peserta Kordinasi Dari Seluruh Lintas Sektor Germas lainnya.

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati SE, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Yulianus Mambraku SH.,MH, disela pembukaan kegiatan pelaksanan germas di kabupaten Raja ampat menuturkan, bahwa kegiatan ini tentunya menjadikan Masyarakat Raja Ampat dapat menerapkan Pola Hidup Sehat, yang di sebut sebagai Gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS).

Sebagaimana yang yang di latarbelakangi dengan Lima (5) Fokus penting berupa hidup Sehat seperti melakukan aktivitas fisik teratur, rajin mengkonsumsi Sayur dan Buah, memeriksa kesehatan secara berkala, Asi Ekslusif, dan tidak merokok.

“Dimana dari kelima fokus Germas ini dapat kita lihat bahwa Poin pertama sampai
Poin Ketiga, dapat kita laksanakan saat ini. untuk itu juga menerapkan pola hidup sehat, memulai dari diri kita sendiri yang akhirnya tidak Mengeluarkan biaya yang Besar,”Paparnya.

Ditambahkan, bahwa Germas di seluruh negara kesatuan republik indonesia, telah dilaksanakan dan merupakan gerakan nasional yang diprakarsai oleh presiden Republik indonesia, dengan dasar mengedepankan, mengesampingkan upaya kreatif dan Rehabilitatif, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat Raja ampat untuk memasyarakatkan paradigma sehat.

Selain itu menyukseskan Germas tidak hanya mengandalkan sektor kesehatan Raja ampat namun harus di tunjangi oleh masyarakat itu sendiri untuk menerapkan pola hidup sehat, dalam kehidupan sehari – hari dan bermasyarakat.

Juga peran OPD dan Organisasi lainnya di kabupaten Raja Ampat agar komitmen Germas bukan sekedar yang didokumentasi dan ditanda tangani.

” Tetapi komitmen Regulasi, dan dukungan anggaran untuk keberhasilan ini menjadi penting,”Imbuh Mambraku.

” Akhirnya kami, mengajak kita semua yaitu dinas dan Stakeholder agar perilaku Germas dengan memulai pada diri sendiri dan kepada keluarga serta masyarakat luas bagaimana berperilaku germas yang baik, dengan menerapakan Penguatan implementasi kebijakan lintas sektor Germas, dan Forum kordinasi, pelaksanaan Germas di kabupaten Raja ampat,” Tutupnya menambahkan. [DM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *