Sejumlah Barang Aset DPRD PB Diangkut Pakai Mobil, Warga Pertanyakan

MANOKWARI, gardapapua.com — Warga kompleks Rodi atau yang berdomisili di sekitar perkantoran DPRD Papua Barat, selasa (20/8/2019), sekira pukul 19.45 wit malam, terpantau beradu mulut dengan keluarga salah satu oknum dari anggota dewan dan beberapa para staf sekwan di DPRD Papua Barat.

Adu mulut ini terjadi, lantaran para warga sekitar menanyakan maksud pengangkutan sejumlah barang aset kantor di DPRD Papua Barat berupa meja biro, sofa dan beberapa buah lemari, serta kursi dari bekas beberapa ruangan kantor yang dibakar sejumlah masa dalam aksi menolak rasisme dan radikalisme kepada mahasiswa dikota surabaya dan malang, pada senin (19/8/2019) kemarin.

Padahal sangat jelas, pasca terbakar masa, lingkungan kantor dan bahkan sejumlah ruang kantor telah di pasangi garis polisi (Police Line).

” Ini barang mau bawa kemana? Kenapa diangkut malam begini, Kordinasinya dengan siapa? Nanti baru tuduh warga yang mencuri lagi,”Seru warga sesuai pantauan gardapapua.com, selasa (20/8/2019).

Doc. gardapapua.com

Menurut tanggapan warga, bahwa jika benar adanya hanya ingin menyelamatkan sejumlah berkas penting, mengapa barang aset turut diangkut serta seperti penjarahan di kantor sendiri. Mirisnya pengangkutan sejumlah barang ini justru di lakukan pada saat waktu malam hari.

Pantauan langsung gardapapua.com, sekitar 2 Truck dan mobil pick up angkutan barang hingga pukul 20.30 wit keluar – masuk area perkantoran DPRD dengan mengangkut sejumlah barang aset tersebut, dan garis polisi (police line) dibiarkan terurai diputus paksa.

Sementara terkait hal ini, redaksi gardapapua.com, hingga berita ini dirilis Ketua DPRD Papua Barat yang hendak dimintai respon tanggapannya via seluler, belum menjawab by telpon redaksi.[Tim/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *