Tak Pandang Bulu, Narkoba Sudah Mengglobal

MANOKWARI, gardapapua.com — Kepala BNNP Papua Barat yang diwakili oleh drg. Indah Perwitasari, s.kg, selaku Kabid P2M mengatakan, bahwa cara dan jangkauan Narkoba bila tak disadari, saat ini telah menjamur menyerang lewat berbagai lini dan latar belakang masyarakat.

Tak perduli status dan profesi itu, daya rusaknya yang dianggap lebih besar dari tindak pidana korupsi maupun terorisme, harus di cegah dan dibutuhkan peran semua pihak.

Hal itu diutarakannya, saat berkesempatan menjadi Narasumber dalam Kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dilaksanakan oleh Kampus ISTI Manokwari dalam pembekalan Mahasiswa Baru dengan jumlah peserta 20 orang, sabtu (3/8/2019) kemarin, bertempat di aula Kampus ISTI.

” Kondisi saat ini dari ancaman narkoba sangat memprihatinkan di mana sebarannya bukan hanya di kota besar saja melainkan sudah masuk perkampungan dengan target sasaran tanpa pandang bulu semua bisa terkena oleh narkoba,”Papar drg. Indah Perwitasari, s.kg.

Himbaunya, dalam pemberantasan narkoba, seluruh rantai pemerintahan dan masyarakat perlu digandeng. Kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba terus ditingkatkan.

Perang melawan narkoba menjadi sebuah perang yang menuntut semua kalangan untuk bekerjasama, karena narkoba tidak hanya sekedar memberikan dampak negatif bagi satu dua pihak, namun dapat menjadi bencana besar bagi semua orang.

” Permasalahan narkoba merupakan permasalahan global yang harus ditangani oleh semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat mengingat,”Imbuhnya

Sebagaimana diamanatkan dalam pasal 104 UU 35/2009 tentang Narkotika yang menyatakan bahwa masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, melalui himbauan tersebut, khususnya kepada kalangan Mahasiswa dapat menjadi motorik dan penggerak dalam aksi pemberantasan narkoba dan sejenisnya.

Selain itu, selaku narasumber, drg. Indah Perwitasari, s.kg, turut menjelaskan, tentang narkotika, bahaya penyalahgunaannya dan ciri-ciri orang penyalahgunaan narkotika.

” Dengan memberikan penyuluhan seperti begini, para mahasiswa sebagai generasi masa depan bisa mengetahui bentuk dan jenis narkoba,”Ucapnya

“Terkait dengan maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, Kabid P2M berpesan pada peserta tentang kunci pokok untuk membangun remaja terbebas dari ancaman narkoba yaitu yang pertama adalah, lingkungan keluarga,”Tambahnya

Sebab, pada zaman modern seperti sekarang, banyak tantangan dan ancaman yang dihadapi oleh generasi muda salah satunya adalah narkoba.

” Narkoba merupakan ancaman besar bagi generasi muda. Hal ini disebabkan karena narkoba dapat mempengaruhi psikologi dan fisik serta dapat merusak moral seseorang. Korban dari narkoba kebanyakan adalah pelajar dan mahasiswa,”Tukasnya. [Rls/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *