32 Peserta Lulus Kursus Tata Boga dan Tata Rias Fatayat NU

TEMINABUAN, gardapapua.com — Sebanyak tiga puluh dua (32) peserta ibu – ibu muda di kabupaten sorong selatan (sorsel, red) dinyatakan lulus kursus pelatihan tata boga dan tata rias kecantikan, yang diselenggarakan oleh Fatayat NU di Kelurahan Kaibus distrik Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan.

Kegiatan ini diselenggarakan 15 hari program kegiatan, sejak tanggal 16 Juli 2019 lalu berhasil menamatkan sebanyak 32 peserta, terdiri dari para ibu – ibu muda di sorong selatan.

Demikian diungkapkan para panitia penyelenggara Kursus BLK Sorong dalam acara penutupan Pelatihan di Aula SMP Yapis Teminabuan ( 31/07) baru baru ini.

Ketiga puluh dua (32) peserta ini akan mendapat sertifikat sebagai bukti bahwa telah berhasil menekuni 2 macam jenis pelatihan ini diantaranya kursus Tata Boga dan Kursus Tata rias kecantikan.

Kasi Penyelenggara pelatihan BLK Sorong, Mika Bungin Bangalino.ST mengatakan, bahwa ilmu yang diperoleh dari kegiatan atas kerjasama Fatayat NU sorsel dan BLK sorong, hendaklah dapat dimaksimalkan dengan baik, agar kedepanya, ilmu tersebut terus ditingkatkan.

” Karena ketika ilmu itu jika tidak dipakai lama kelamaan akan hilang. untuk itu harus dipelajari terus dengan mendirikan usaha mandiri maupun bekerja sama dengan pihak lain,”Ujar Kasi Penyelenggara pelatihan BLK Sorong, Mika Bungin Bangalino, ST.

Terkait hal ini, Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sorong Selatan, H.M.Aris SKM,M Kes, saat menutup acara Pelatihan Berbasis Kompetensi Non Institional BLK Sorong Tahun 2019 Sub Kejuruan Procesing dan Tata Kecantikan mengharapkan, dengan berakhirnya kegiatan ini para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dengan sebaik baiknya walaupun peralatan yang diperlukan belum dimiliki namun dirinya berharap agar ilmu yang didapat ini teruslah diasah dan digunakan untuk menunjang perekonomian keluarga.

Kedepan, sambungnya, melalui dinas Sosial akan memprogramkan dan mengupayakan pengadaan sejumlah peralatan untuk mendukung ilmu yang telah diberikan pihak BLK kepada peserta pelatihan kursus processing Tata Boga berupa pembuatan kue berbahan dasar sagu, pengolahan Keripik seperti dari berbahan Keladi dan Singkong, serta pembuatan aneka kue lainnya dan peserta kursus Tata Rias Kecantikan.

Dengan peralatan yang dimiliki dikeluarga, masing masing hendaklah dapat diupayakan agar ilmu yang diperoleh bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

” Selaku Pemerintah daerah kami mengucapkan terimah kasih kepada Fatayat NU yang telah melaksanakan program kerja dikabupaten Sorong Selatan karena telah membantu dan mendukung Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan yaitu mewujudkan masyarakat Sorong Selatan yang sehat cerdas, unggul, sejahtera dan berkeadilan gender, terutama pada misi ke 6 yaitu meningkatkan pemberdayaan dan peran perempuan di segala bidang.

Sementara itu, Ketua Wilayah Fatayat NU Provinsi Papua Barat Rusmiati,S.Pd dalam sambutanya menyampaikan, terima kasih kepada pihak BLK Sorong dan sejumlah Instruktur atas kerjasama yang telah dilakukan selama 15 hari ini.

” Setelah 15 hari mengikuti pelatihan dirinya melihat terjadi banyak perubahan yang terlihat dalam diri peserta ,terlihat yang mengikuti kursus kecantikan penampilannya sudah sangat berbeda dari sebelum mengikuti pelatihan ini semuanya sudah pada cantik semua,”ungkapnya

Sedangkan bagi yang telah mengikuti processing produksi Tata Boga pun juga sudah tidak boleh dipandang sebelah mata karena terlihat berbagai macam aneka kue maupun krupuk yang telah dihasilkanya. dengan demikian, ilmu yang diperoleh ini kiranya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri dan bagi orang lain kedepan untuk mendatangkan income pendapatan keluarga nantinya.

Senada, Marhana Sabola,S.Pdi selaku Ketua Fatayat NU kabupaten Sarong Selatan saat diwawancarai media ini mengatakan, agar semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi seluruh peserta pelatihan di Sorong Selatan dan tidak berakhir sampai disini saja dan berlanjut ke masing masing organisasi masing masing peserta sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga masing masing peserta.

” Kami akan memprogramkan sejumlah kegiatan pemberdayaan bagi Ibu ibu muda baik secara internal Fatayat NU maupun perempuan yang ada di Kabupaten Sorong Selatan,”Cetusnya

Dijelaskan juga, bahwa peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari Internal Fatayat NU sebanyak 16 orang. Selain itu pihaknya juga menggandeng sejumlah utusan organisasi perempuan yang ada di kabupaten Sorong Selatan diantaranya perempuan Tehit, TP-PKK, GOW, DWP, Bhayangkari, dan Persit Sorong Selatan sebanyak 16 peserta untuk bersama mengikuti pelatihan ini.

Hadir dalam acara penutupan ini Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sarong Selatan H.M.Aris SKM,M Kes, Ketua wilayah Fatayat NU Papua Barat Rusmiati,S.Pd, Kasi Penyelenggara pelatihan BLK Sorong Mika Bungin Bangalino ST, Badan pengurus Fatayat NU kabupaten Sarong Selatan, Utusan TP PKK Sorong Selatan, Utusan GOW Sorsel, serta utusan DWP Kabupaten Sorong Selatan. [EB/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *