Dibawah Terik Matahari Kota Injil, Dukungan Partisipasi Mengalir Bagi Geisler AP

MANOKWARI, gardapapua.com — Gerakan dukungan partisipasi bagi sang petinju anak papua Geisler AP untuk mempertahankan gelar tinju internationalnya, datang dari masyarakat Kota Injil Manokwari, Papua Barat.

Kegiatan partisipasi yang digagas oleh kelompok masyarakat dari organisasi masyarakat Komunitas Peduli Kemanusian (KPK) Manokwari, Pemerhati olahraga di Papua Barat, salah satu pengurus KONI Papua Barat, Ketua dewan adat biak di Manokwari, dan peran media di manokwari, Kamis (11/7/2019) itu, adalah dalam rangka menghimpun pendanaan melalui kotak sumbangan sukarela masyarakat, bertempat di Jalan Yos sudarso, TL Depan Bank Mandiri Sanggeng, Manokwari.

Dimana, Geisler AP sang petinju anak papua ini, direncanakan akan bertanding mempertahankan gelar WBCnya di GOR waringin, Kota Jayapura pada (20/7/2019) mendatang, dengan melawan petinju asal Pakistan M. Bilal.

Pantauan media gardapapua.com, meski situasi diderai terik panasnya matahari, para kelompok masyarakat yang juga telah bergabung dalam koordinator Dukungan Bagi Geisler AP tidaklah surut semangat mengumpulkan pundi – pundi amal pemberian para pengendara kendaraan, baik roda dua dan empat yang melintas dan tergerak hati memberi dari sebagian hasil pada saku mereka pada kotak – kotak sumbangan bagi Geisler AP sang petinju yang dijalankan.

Ketua DAP Wil III Doberay Mananwir Paul Finsen Mayor kepada sejumlah awak media disela kesempatan itu menerangkan, bahwa menjadi suatu kebanggan bagi seluruh lapisan masyarakat di Tanah Papua jikalau melihat anak adat dapat berprestasi.

Sehingga melalui torehan prestasi ini, menjadi wajib semua pihak terkait, baik Pemerintah, Organisasi keolahragaan terkait, dan seluruh kalangan masyarakat yang mendiami tanah papua wajib memberikan sumbangsih bentuk dukungannya sebagai bentuk kepedulian dan perkembangan para atlit olahragawan di Tanah Papua dapat berkembang baik.

” Sampai hari ini beliau geisler AP mau bertarung belum ada kecukupan dana signifikan, untuk membiayai proses pertandingan ini, sehingga hari ini kami tergerak untuk hadir memberikan dukungan solidaritas. Sehingga kami himbau anak – anak adat yang ada di Papua Barat mari bersama kita dukung Geisler AP bertanding untuk mempertahankan gelarnya dan siap menuju lasvegas bertanding dengan juara dunia lainnya, “Ucap Mananwir Paul F Mayor

Mananwir meyakini, dengan dorongan dan dukungan semua masyarakat di Papua Baraymt, Dimana agar sisa kebutuhan biaya diperlukan Rp. 215 juta dari sekira Rp. 400 jutaan, dapat segera tercukupi sebelum agenda pelaksanaan jadwal bertanding tersebut di Jayapura, Papua.

Salah satu Pemerhati olahraga Papua Barat dan juga mantan petinju di masanya, Elisa Sroyer turut mengatakan bahwa, Ini sangat perlu di apresiasi melalui hal dukungan positif.

” Sehingga mari bersama kita mendukung Geisler AP, petinju dunia asal Papua agar dapat terus bertanding dan berkarya di atas ring dan menjayajakan Tanah papua dalam kanca dunia tinju international, “Harap Elisa Sroyer

Sementara itu, Petrus Makbon selaku kepala suku besar biak di Manokwari dan koordinator penggalangan dana bagi Geisler AP juga berharap, agar melalui aksi penggalangan dana ini diharapkan, mendapat dukungan partisipasi semua pihak, agar Geisler AP dapat bertanding di Jayapura dengan baik. Sehingga, melalui gerakan ini, dapat menyentuh dan menggerak semua masyarakat melalui dukungan dana dari masyarakat dan doa restu masyarakat di Tanah Papua.

” Saya sebagai ketua dewan adat biak di Manokwari – Papua barat sangat berharap dukungan semua pihak kalangan masyarakat di tanah papua, agar pelaksanaan pergelaran pertandingan ini dapat berjalan dengan baik, Geisler AP dapat fokus mempertahankan gelar juaranya, “Himbaunya

Untuk diketahui, Geisler Ap, adalah petinju juara World Boxing Council (WBC) Asia yang harus mempertahankan gelarnya pada 20 Juli 2019. Ia akan bertarung melawan Muhammad Bilal (Pakistan) di GOR Waringin, Kota Jayapura, untuk memperebutkan gelar WBA.

Adapun dari sejumlah dana yang diperlukan Geisler AP adalah untuk untuk membayar badan tinju WBC dan badan tinju WBA, agar pelaksanaan kegiatan pertandingan tersebut dapat berjalan dengan lancar. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *